Suara.com - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menegaskan harga bahan pokok menjelang libur Natal dan tahun baru tidak akan bergejolak. Dia memastikan, harga bahan pokok akan stabil.
Guna memastikan harga bahan pokok stabil di pasaran, Kementerian Perdagangan (Kemendag) bakal menurunkan pegawainya untuk mengawasi harga-harga bahan pokok di seluruh daerah.
"Insha Allah aman (harga bahan pokok tidak naik)," ujar Mendag saat ditemui di Pusat Perbelanjaan Sarinah, Jakarta Pusat, Minggu (16/12/2018).
Ditempat yang sama, Direktur Jenderal Dalam Negeri Kemendag, Tjahja Widayanti mengatakan, pihaknya saat ini fokus untuk menurunkan harga-harga telur, beras dan bawang merah yang menjadi penyumbang inflasi pada November kemarin.
"Mulai minggu depan kita turunkan teman-teman kita, jadi nanti mantau hari ke hari. Ini seperti lebaran. Jadi ada 15 daerah dan daerah yang mayoritas merayakan Natal," kata Tjahja.
Menurutnya, hingga Desember ini harga bahan pokok di pasaran relatif stabil dibandingkan dengan harga bahan pokok di bulan November.
Pihaknya pun meminta para pedagang agar tidak memanfaatkan momen libur Nataru untuk menaikkan harga bahan pokok.
"Jadi misalkan ada harga naik, kita datengin distributornya kenapa naik. Kalau alasannya ada momen libur ini, kita minta jangan lha dan turunkan lagi harga. Kalau kurang suplai, Bulog punya barang kita minta Bulog gelontorkan lagi. Tapi kelihatannya enggak (ada kenaikan), relatif stabil," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah
-
Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah
-
Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan
-
Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya
-
Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele
-
Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029
-
Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK
-
Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei
-
OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun
-
Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026