Suara.com - Salah Satu produk terbaru BRI yakni My QR terus mengalami kemajuan pesat. Meski baru 4 bulan diluncurkan, total transaksi My QR sudah mencapai 23 miliar transaksi.
Direktur Konsumer Bank BRI Handayani mengatakan, My QR merupakan salah satu metode transaksi pembayaran yang dapat dilakukan nasabah dengan cara memindai kode QR (Quick Response) di gerai yang bekerjasama dengan BRI. Produk yang baru diluncurkan pada Agustus 2018 ini telah berhasil meraup transaksi mencapai 23 miliar.
"Luar biasa ya dari sisi transaksi terus meningkat sekarang transaksi baru diluncurkan My QR itu sudah 23 miliar," kata Handayani saat ditemui di Hotel Mulia Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (19/12/2018).
Peluncuran My QR menjadi salah satu solusi untuk mengurangi transaksi tunai. Hanya dengan cara memindai, pelanggan sudah bisa melakukan transaksi sehingga lebih cepat dan efisien.
Tingginya animo masyarakat untuk menggunakan produk nontunai membuat Bank BRI terus berupaya melakukan inovasi. Handayani menargetkan pada 2019 mendatang My QR bisa digunakan sebagai alat pembayaran untuk moda transportasi massal yang ada.
"Fokus utama kami lebih ke transportasi jadi dengan adanya MRT, LRT, komuter, maka dengan My QR akan mempermudah cara bayar," ungkap Handayani
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS
-
Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'
-
Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal
-
Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite
-
Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi