Suara.com - Musim libur Natal tampaknya dimanfaatkan warga Amerika Serikat (AS) untuk belanja, pasalnya jumlah nilai belanja warga AS meningkat pada musim libur tersebut.
Seperti dilansir Reuters, penyedia kartu kredit Mastercard mencatat selama 1 November hingga 24 Desember nilai belanja warga AS mencapai 850 miliar dolar AS. Nilai tersebut naik 5,1 persen dibandingkan tahu 2017.
"Dari gang-gang toko ke toko online, kepercayaan konsumen membuat senang para ritel," kata Penasihat senior untuk Mastercard, Steve Sadove.
Kenaikan belanja ini dipicu dari kenaikan upah para pekerja di AS. Kenaikan nilai belanja ini juga menunjukkan bahwa kepercayaan konsumen tidak terpengaruh oleh volatilitas baru-baru ini di pasar saham AS dan kekhawatiran perlambatan pertumbuhan global.
Selain itu, dengan Malam Natal jatuh pada hari Senin tahun ini, pelanggan mendapat hari ekstra untuk berbelanja.
Menurut laporan ritel SpendingPulse, penjualan online membukukan keuntungan naik 19,1 persen pada tahun ini.
Pada musim belanja ini warga AS lebih banyak membelanjakan pakaian dan peralatanan rumah yang masing penjualannya najk 7,9 persen dan 9 persen, sementara, penjualan elektronik turun 0,7 persen dibandingkan tahun lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi
-
Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?
-
Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!
-
Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil
-
Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?
-
Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh
-
Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Rinciannya
-
Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK
-
DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus
-
Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI