Suara.com - Sri Mulyani dinobatkan sebagai Finance Minister of The Year 2019 Global dan Asia-Pasifik atau Menteri Keuangan terbaik versi Majalah The Banker.
Menurut The Banker, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini telah berhasil menjaga daya tahan ekonomi di tengah bencana yang dihadapi Indonesia.
The Banker juga memberikan penghargaan ke beberapa Menteri Keuangan di beberapa negara lainnya. Penghargaan diberikan atas kerja keras para Menteri Keuangan dalam menstabilkan perekenomian di negaranya masing-masing.
Misalnya pada gempa bumi di Lombok, Sri Mulyani mulai memodernisasi respons negara terhadap bencana alam melalui pembiayaan risiko bencana baru dan strategi asuransi.
Kemudian, The Banker juga mengganggap Sri Mulyani bertanggung jawab atas bencana yang dialami pegawainya.
Contohnya, pada kecelakaan jatuhnya pesawat Lion Air pada akhir Oktober silam yang mana 20 karyawan Kemenkeu menjadi korban.
Atas kejadian itu, Sri Mulyani langsung bertemu dengan anggota keluarga penumpang, dan berjanji akan memantau misi pencarian korban.
Selain tanggap bencana, Sri Mulyani juga dinilai bisa menumbuhkan perekonomian negara. Hal itu tercermin dari desifit anggaran pada 2018 yang sebesar 1,76 persen jauh lebih rendah dari target APBN sebesar 2,19 persen.
Sri Mulyani juga berencana untuk meningkatkan posisi Indonesia sebagai pasar utama Asia. Untuk meningkatkan pendapatan dan merangsang pertumbuhan, Sri Mulyani telah membuat serangkaian perubahan pada sistem perpajakan untuk meningkatkan pendapatan.
Untuk diketahui sebelumnya, Sri Mulyani juga dinobatkan sebagai Menteri Keuangan terbaik di World Government Summit.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026