Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Rabu (9/1/2019) nampaknya masih akan bergerak di zona merah. Setelah penutupan perdagangan Selasa kemarin, IHSG ditutup melemah 0,39 persen di level 6.262.
Analis dari Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) Reza Priyambada mengatakan, pelemahan tersebut disebabkan oleh adanya aksi ambil untung dan pergerakan nilai tukar rupiah yang mulai melemah.
"Diharapkan IHSG selanjutnya dapat bertahan di atas support 6.228-6.240 dan resistance diharapkan dapat menyentuh kisaran 6.278-6.288," kata Reza di Jakarta, Rabu (9/1/2019).
Senada dengan Reza, Analis Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji juga memprediksi IHSG bergerak melemah.
Secara teknikal, MACD masih membentuk pola golden cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI sudah berada di area netral.
Meski demikian, terlihat pola downward bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar lanjutan pada pergerakan IHSG.
"Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.237 hingga 6.211. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 6.302 hingga 6.341," pungkas Nafan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
IES 2026 Menjadi Ruang Dialog Ekonomi, Energi, dan Daya Saing Indonesia
-
Kemenperin Akui Baja China Jadi Masalah di Indonesia
-
Permintaan Obligasi Indonesia Turun ke Titik Terendah dalam Setahun Terakhir
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Pertamina Gagalkan Pencurian 10 Ton Minyak Mentah di Prabumulih
-
Arief Muhammad Rambah Bisnis Baru, Portofolio Usaha Makin Besar
-
Pandu Sjahrir Beberkan Mekanisme Danantara Investasi di Pasar Saham
-
Danantara Tak Mau Ikut Campur Soal Saham Gorengan yang Diusut Bareskrim
-
Tak Lagi Andalkan Listrik, Bisnis Beyond kWh Didorong Jadi Sumber Pertumbuhan
-
Setelah Perbaiki KRAS, Danantara Bangun Pabrik Baja Baru