Suara.com - SpaceX mengumumkan akan mengurangi tenaga kerjanya sekitar 10 persen. Pengumuman tersebut dikeluarkan hanya beberapa hari setelah Elon Musk mengunggah foto pertama roket Starship yang siap diluncurkan.
Untuk melayani pelanggan dan mengembangkan pesawat antar planet dan internet berbasis ruang global, SpaceX harus menjadi perusahaan yang ramping.
“Ini berarti kami harus berpisah dengan beberapa anggota tim kami yang berbakat dan pekerja keras. Kami berterima kasih atas segala yang telah mereka capai dan komitmen mereka terhadap misi SpaceX. Tindakan ini diambil hanya karena tantangan luar biasa sulit di depan dan tidak akan dilakukan jika tidak diperlukan," kata Manajemen SpaceX dalam pernyataannya kepada media teknologi Gizmondo.
Los Angeles Times pada Jumat (11/1) melaporkan bahwa Elon Musk telah memecat setidaknya tujuh orang staf manajemen seniornya.
Mereka dipecat pada musim panas lalu karena ketidaksepakatan tentang percepatan kinerja program satelit Starlink.
Surat elektronik internal yang diperoleh Los Angeles Times dari Presiden dan Chief Operating Officer SpaceX Gwynne Shotwell tentang PHK menyebut, langkah itu adalah keputusan yang sangat sulit tetapi perlu dilakukan.
PHK datang pada waktu yang sangat penting bagi perusahaan, yang sedang mempersiapkan beberapa tonggak penting di tahun mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi
-
PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026
-
Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina
-
Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026
-
Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen
-
Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026
-
Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan
-
Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya
-
RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok
-
Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan