Suara.com - Biasanya, etnis Tiong Hoa berpegang kepada ajaran Feng Shui dalam melakukan sesuatu. Terutama dalam berinvestasi.
Banyak investasi yang bisa dilakukan sekarang. Mulai dari investasi emas, saham, hingga properti.
Namun bagaimana peruntungan investasi emas pada tahun ini menurut Feng Shui?
Pakar Fheng Shui, Mas Dian MRE menyebut, pada tahun ini adalah tahun babi kayu. Artinya, semua bisnis yang memiliki unsur kayu akan gemilang.
Kaitannya dengan investasi emas, Mas Dian menyebut emas memiliki unsur logam. Sehingga, jika logam dibenturkan dengan kayu maka akan patah. Artinya, sambung dia, peruntungan investasi emas tahun ini belum moncer.
"Tahun ini babi kayu, sebagian babi tanah, karena saya pakai ilmu Tiongkok Kuno. Kalau yang bergerak lama itu logam, kayu ini kalau ketemu logam patah, tapi kembali lagi. Ini kita bilang harga emas juga tidak bersahabat," ujarnya saat ditemui di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, belum lama ini.
Meski begitu, Mas Dian mengatakan, tak selamanya investasi emas itu tidak untung. Menurut dia, investasi emas tergantung dari orangnya itu sendiri.
Mas Dian melanjutkan, jika orang tersebut paham dan tekun maka akan untung, tapi sebaliknya jika orang hanya coba-coba dan tidak paham maka akan buntung.
"Emas itu masih tergantung pelakunya, kalau pelaku pengetahuannya ada dia akan mendulang untung," pungkasnya.
Baca Juga: Kompetisi Investasi Saham
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun
-
Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara