Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno optimistis pertumbuhan ekonomi bisa meningkat hingga 6,5 persen. Angka tersebut bisa dicapai dengan membuka belasan juta lapangan pekerjaan.
Hal tersebut disampaikan Sandiaga seusai menggelar kampanye terbuka di Alun-Alun Kota Tangerang, Sabtu (13/4/2019).
Sandiaga mengatakan, kalau ia terpilih ada Pemilihan Presiden 2019, Prabowo – Sandiaga mampu bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
"Kami yakin strategi tersebut Prabowo – Sandiaga bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi 6 sampai 6,5 persen di dua tahun pertama," kata Sandiaga.
Peningkatan pertumbuhan ekonomi tersebut, bisa didorong melalui pengadaan 15 juta lapangan pekerjaan baru. Lapangan pekerjaan tersebut nantinya akan bisa tersedia kalau ada perkembangan industri.
Dirinya melihat potensi tumbuhnya perekonomian itu salah satunya di Tangerang. Menurutnya di kota tersebut roda perekonomian terus bergerak apalagi setelah adanya program Ok Oce yang bergerak.
"Kita juga akan hadirkan terobosan-terobosan agar industri tubuh berkembang di Tangerang terutama industri yang bisa tingkatkan nilai tambah lapangan kerja," ujarnya.
"Industri yang bisa untuk membuka 15 juta lapangan kerja baru kami yakin strategi tersebut Prabowo Sandiaga bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi 6 sampai 6,5 persen di dua tahun pertama.”
Baca Juga: Waria Mendukung Jokowi - Maruf Amin, Pakai Bulu-bulu Ikut Kampanye di GBK
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Isu 55.000 Buruh Kena PHK, Said Iqbal: Harga Gas Diturunkan untuk Tekan Ancaman PHK
-
Sepanjang Tahun, Bulog Tetap Menyerap Gabah dan Beras Petani Sesuai Arahan Pemerintah
-
Strava Kena Pajak PPN PMSE, Biaya Langganan Naik? Ini Daftar Harga Terbaru
-
Rebalancing MSCI: Mengapa AMMN dan DSSA Lebih Tangguh dari Saham Prajogo Pangestu?
-
Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG Sampai Nol Rupiah, Tapi Akui Tak Bisa
-
Binus Resmikan Magister Hukum Bisnis, Fokus Perdagangan Internasional hingga Siber
-
Program E20 Jadi Senjata Baru Kurangi Impor BBM, Ini Kebutuhan Etanol Indonesia
-
Harga Pangan Hari Ini Berubah! Cabai Turun, Bawang Merah Naik
-
Pasar Logistik ASEAN Tembus Rp6.958 Triliun, Indonesia Punya Peluang Emas Jadi Pemimpin
-
Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.865 per Dolar AS, BI Disebut Lakukan Intervensi