Suara.com - Pedagang pernak-pernik khusus kampanye Prabowo Subianto - Sandiaga Uno untung besar menjual saat kampanye Sandiaga di Kota Tangerang. Dagangan mereka mereka habis terjual.
Prabowo - Sandiaga menggelar kampanye umum terakhir di alun-alun Kota Tangerang. Kampanye yang menyedot perhatian ribuan pendukung pasangan capres 02 ini dihadiri langsung oleh Sandiaga Uno dan sejumlah petinggi parpol.
"Saya bawa 200 pin garuda merah, ini tinggal belasan, tetap laris. Harganya Rp10.000 per biji," kata pedagang pin garuda merah, Ari Santoso (27), di lokasi kampanye terakhir Prabowo-Sandi Alun-alun Kota Tangerang, Sabtu (13/4/2019).
Menurut dia kampanye kali ini cukup unik, karena masyarakat mau membeli pernak-pernik kampanye. Berbeda dengan pemilu periode lalu, pernak pernik biasanya didapat simpatisan gratis dari partai politik atau peserta pemilu.
"Kalau sisa-sisa sedikit seperti ini sudah risiko, tapi sudah untung, yang dijual di sini sisa dari yang belum terjual saat kampanye akbar di Stadion utama GBK beberapa waktu lalu," katanya.
Hal senada juga disampaikan oleh pedagang ikat kepala yang bertuliskan 02 Prabowo-Sandi, dagangannya tinggal 70 buah dari 200 yang ia bawa.
"Sudah untung jutaan, dan ini sisanya juga bisa dikembalikan pada penyedia, jadi tak perlu khawatir walaupun jadwal kampanye sudah berakhir," kata Nasihun (34).
Pedagang pernak pernik lainnya, Suheni membawa 20 lusin pin, topi, ikat kepala, syal dan bendera ke lokasi kampanye terakhir Prabowo-Sandi.
"Tinggal beberapa lusin lagi, kalau sisanya dikatakan kerugian, maka itu risiko jualan seperti ini, tapi kalau dihitung-hitung sudah kembali modal, sisanya bisa disebut kentungan, beberapa pernak-pernik masih tetap bisa dijual melihat antusias masyarakat," ujarnya. (Antara)
Baca Juga: Beres Kampanye Terakhir, Sandiaga Temui Prabowo Matangkan Debat
Berita Terkait
-
Beres Kampanye Terakhir, Sandiaga Temui Prabowo Matangkan Debat
-
Tak Mau Ada yang Lapar, Simpatisan Prabowo - Sandiaga Bagi Roti Gratis
-
Sandiaga Pamer Duit Rp 5.000 yang Disisipkan Pendukung ke Saku Celananya
-
Prabowo - Sandiaga Fokus ke Isu Ekonomi di Debat Pilpres 2019 Terakhir
-
Heboh Sandiaga Main Gitar Duet Dangdutan dengan Rhoma Irama saat Kampanye
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Temui Mensos, Rieke Diah Pitaloka Dorong Data Tunggal Akurat demi Bansos Tepat Sasaran
-
Ramadan di Depan Mata, Pramono Anung Wanti-wanti Warga DKI Tak Gadai KJP Buat Penuhi Kebutuhan
-
KPK Periksa Pj Gubernur Riau hingga Bupati Inhu, Dalami Aliran Uang Kasus OTT Abdul Wahid
-
Sungai Cisadane 'Darurat' Pestisida, BRIN Terjunkan Tim Usut Pencemaran Sepanjang 22,5 KM
-
Buntut Dugaan Pelanggaran Impor, Bea Cukai Segel 3 Gerai Perhiasan Mewah Tiffany & Co di Jakarta
-
Viral Kecelakaan Maut di Depan UIN Ciputat, Transjakarta Tegaskan Tak Terlibat
-
Nekat! Maling Beraksi di Ruang Rapat Hotel Mewah Jakarta Pusat, Laptop dan Ponsel Raib
-
Pemicu Utama Bencana Tanah Bergerak di Jatinegara Tegal
-
Kabar Gembira! Ramadan 2026, Warga IKN Sudah Bisa Salat Tarawih di Masjid Baru
-
Beasiswa Harita Gemilang Antar Mahasiswa Pulau Obi dari Desa ke Kampus Perantauan