Suara.com - Dua minggu menjelang bulan puasa Ramadhan 2019 (1440 Hijriah) harga bawang putih dan bawang merah mengalami lonjakan harga yang cukup tinggi di Blitar.
Pantauan Suara.com, harga-harga kebutuhan pokok dan bahan pangan menjelang Ramadhan di pasar tradisional, Pasar Pon, Blitar mendapati lonjakan harga paling tinggi pada bawang putih mencapai Rp 46.000 per kilogram.
"Harga bawang putih naik rata-rata Rp 5.000 per kilogram tiap minggu sejak sekitar dua minggu lalu dari harga Rp 35.000 per kilogram," ujar Titin seorang pedagang di Pasar Pon, Sabtu (20/4/2019).
Menurut Titin, pasokan terbatas turut berkontribusi terhadap kenaikan harga bawang putih. Sepengetahuannya, bawang putih yang ada di pasaran adalah barang import.
Selain bawang putih, harga bawang merah juga merangkak naik sejak lebih dari satu bulan lalu dari harga Rp 25.000 menjadi Rp 37.000 hingga Rp 40.000 per kilogram di hari ini.
Bawang merah di pasar Blitar rata-rata berasal dari Situbondo, Kediri dan Nganjuk.
Selain jumlah pasokan menurun, menurut beberapa pedagang, kenaikan harga bawang merah dan bawang putih membuat para pedagang juga enggan membeli stok dalam jumlah besar karena takut harga terkoreksi turun.
Selain harga bawang merah dan bawang putih, beberapa bahan kebutuhan pangan juga mengalami kenaikan meskipun tidak begitu mencolok.
Salah satunya, harga telur ayam yang kini juga naik menjadi Rp 23.000 hingga Rp 24.000.
Baca Juga: Jelang Ramadhan, Pemerintah Diminta Amankan Stok Elpiji 3 Kg
"Harga telur ayam sebelumnya stabil di kisaran Rp 20.000 hingga Rp 21.000 per kilogram," ujar Titin.
Masyarakat Blitar biasanya menikmati harga telur ayam yang relatif lebih rendah dibanding daerah lain mengingat Blitar merupakan daerah penghasil telur ayam terbesar di Jawa Timur.
Kontributor : Agus H
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah
-
Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah
-
Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan
-
Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya
-
Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele
-
Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029
-
Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK
-
Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei
-
OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun
-
Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026