Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyerukan China untuk segera bertindak untuk negosiasi perang dagang atau menghadapi resiko lebih buruk. Hal tersebut diungkapkan setelah Presiden Trump akan maju kembali dalam pemilihan presiden 2020.
Dikutip dari CNBC, Presiden Trump mengklaim China kalah telak dalam negosiasi dagang. Presiden Trump optimis bahwa dalam pemilihan presiden mendatang akan menang.
Sehingga memperingatkan China untuk kesepakatan dagang akan jauh lebih buruk pada periode kedua nanti.
Negosiator China dan Amerika Serikat telah mengadakan pembicaraan perdagangan di Washington hari Jumat lalu mengenai kenaikan tarif impor barang asal China . Dalam kebijakan tersebut Presiden Trump mengancam menaikkan dua kali lipat tarif untuk barang-barang China senilai 200 miliar dolar AS dari 25 persen barang-barang China.
Menteri Keuangan Amerika Serikat Steve Mnunchin menjelaskan tidak ada pembicaraan perdagangan lebih lanjut antar kedua negara hingga sekarang. Diketahui lambatnya kemajuan dalam negosiasi menjadi alasan Presiden Trump melakukan kebijakan tersebut.
Sedangkan negosiator China dilaporkan telah mundur dari aspek utama perjanjian perdagangan. Hal tersebut menghilangkan komitmen untuk mengubah undang-undang domestik untuk mengatasi kekhawatiran Amerika Serikat untuk pencurian kekayaan intelektual dan transfer teknologi. (CNBC)
Berita Terkait
-
Trump Dapat Kabar Baik dari Presiden China, Akhiri Perang Dagang?
-
Darmin Sebut Ancaman Trump ke China Jadi Tekanan Baru untuk Dunia
-
Produksi Baterai Listrik Ternyata Didominasi Negara-negara Asia
-
Perang Dagang Makin Panas, Trump Ancam Berlakukan Tarif Impor China
-
Konfliknya Beragam, 5 Figur Publik Ini Diboikot Met Gala
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Tak Hanya Eksploitasi Seksual, Ashari Kiai Cabul Juga Minta Setoran Uang dari Pengikut
-
Update Harga Emas Minggu 10 Mei 2026: Antam Stabil, Galeri24 Naik, UBS Justru Turun!
-
Update Harga Emas Antam Terbaru 10 Mei 2026 dari 0,5 Gram hingga 1.000 Gram
-
Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang
-
Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?
-
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta