Suara.com - Mulai 29 Mei 2019, sebanyak 70 persen dari total permohonan oleh 47.124 pelanggan di seluruh Indonesia untuk Promo Gemerlap Lebaran 2019 telah ditindaklanjuti oleh PLN. Promo berupa diskon 50 persen biaya penyambungan tambah daya listrik ini berlaku untuk seluruh pelanggan PLN hingga daya 197 kVA.
Seluruh pelanggan PLN memperoleh kesempatan untuk menambah daya listrik hingga daya 197 kVA, dengan hanya membayar 50 persen biaya penyambungan untuk penambahan daya. Selain itu, bagi rumah ibadah, diskon yang diberikan sebesar 100 persen atau bebas biaya penyambungan.
“Melalui Promo Gemerlap Lebaran 2019, kami ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mencukupi kebutuhan daya listriknya dengan biaya yang murah. Promo ini memang khusus untuk menyambut Idul Fitri 1440 H, karena biasanya, pemakaian listrik untuk keperluan rumah tangga akan meningkat, sehingga membutuhkan daya yang lebih besar. Kami membuka promo ini hingga akhir Juni 2019,” jelas Dwi Suryo Abdullah, Plh. Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN.
Selain lebih murah, pelanggan bisa mendapatkan tambahan daya listrik dengan cepat karena waktu penambahan daya (PD) tidak lebih dari 24 jam. Ini dibuktikan dengan realisasi total permohonan PD oleh pelanggan PLN, dimana sebanyak 47.124 pelanggan menikmati tambah daya melalui promo ini.
“Maksimal 1 hari menyala, jika tidak memerlukan perluasan jaringan listrik atau pengantian trafo distribusi,” tambah Dwi.
Promosi Gemerlap Lebaran 2019 dilaksanakan oleh seluruh unit distribusi/wilayah PLN. Salah satunya adalah PLN Wilayah Malulu dan Maluku Utara (MMU), yang menggelar Gemerlap Lebaran 2019 dalam Ramadhan Ceria 2019 di Ambon, yang digelar bersamaan dengan pasar murah dan bazar.
Sementara itu, PLN Wilayah Aceh juga menggelar promosi di sekitar masyarakat rumah tangga dan rumah ibadah, di Banda Aceh.
"Saya pikir, promo Gemerlap Lebaran 2019 ini membantu meringankan pelanggan kalau mau tambah daya dengan harga yang lebih terjangkau. Semoga PLN sering mengadakan promo-promo seperti ini ke depan," ujar Rifda (26), salah satu pengunjung Ramadhan Ceria 2019, di Ambon.
Promo Gemerlap Lebaran 2019 berlangsung mulai 17 Mei 2019 hingga 30 Juni 2019. Untuk mendapatkan kesempatan ini, pelanggan dapat langsung mendaftar ke Contact Center PLN 123 yang dapat diakses melalui ponsel (kode area+123), telepon 123, e-mail pln123@pln.co.id, Twitter @pln_123, Facebook PLN 123, website www.pln.co.id, dan aplikasi smartphone PLN MOBILE.
Baca Juga: Tahun 2018 PLN Membukukan Laba Bersih Sebesar Rp 11,6 Triliun
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026