Suara.com - Maskapai asing ternyata telah ada yang mulai menggarap penerbangan domestik, salah satunya adalah maskapai China Airlines.
Berdasarkan penelusuran Suara.com dari laman daring perusahaan, maskapai asal negeri Tirai Bambu itu menjajakan tiket pesawat rute Jakarta - Makassar.
Namun, terdapat informasi rute tersebut tak dioperasikan langsung oleh China Airlines, tetapi Maskapai Garuda Indonesia.
Bolehkah hal tersebut dilakukan dalam dunia penerbangan?
Menjawab hal tersebut, Pengamat Penerbangan Alvin Lie menilai praktik tersebut sah-sah saja dalam dunia penerbangan.
Alvin menjelaskan, praktik itu dinamakan berbagi kode nomor penerbangan alias code share.
"Benar ada penerbangan CI9798 CGK-UPG. Namun tidak benar bahwa airlines Taiwan tersebut melakukan pelayanan penerbangan domestik CGK-UPG. Penerbangan CI9798 merupakan kerja sama code share dengan Garuda," ujar Alvin dalam keterangan tertulis, Kamis (13/6/2019).
Alvin kembali menerangkan, penumpang dari Taiwan membeli tiket China Airlines. Kemudian China Airlines mengalihkannya kepada Garuda Indonesia untuk melaksanakan pengangkutan.
Demikian juga penumpang di Indonesia, bisa membeli tiket Garuda Indonesia untuk terbang di berbagai negara, di mana sebenarnya maskapai tersebut tidak mengoperasikan penerbangan.
Baca Juga: Luhut Beberkan Penyebab Mahalnya Tiket Garuda Indonesia dan Lion Air
"Untuk penerbangan-penerbangan code share memang airlines penerbit tiket berhak mencantumkan nomer penerbangan sendiri, walau yang mengangkut adalah airlines mitranya," tutur dia.
"Pada papan keberangkatan, mudah dilihat penerbangan code share menampilkan beberapa nomor penerbangan untum penerbangan yang sama.”
Sebelumnya, Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia Ikhsan Rosan tak menampik maskapainya mengoperasikan penerbangan China Airlines.
Dia menjelaskan, Garuda Indonesia selama ini bekerja sama dengan China Airlines terkait berbagi kode penerbangan.
"Istilahnya code share, jadi itu kerja sama Garuda Indonesia dengan China Airlines. Kayak code share biasa antara dua maskapai biasa melakukan code share," ujar Ikhsan saat dihubungi Suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Gedung Baru Pemkab Kediri Resmi Difungsikan, Mas Dhito Dorong Optimalisasi Pelayanan Publik
-
Sudaryono Akui Ada Penyelewengan di BGN, Janji Ubah Tata Kelola Berbasis Sistem
-
Adaptasi Doc Martin, Drama Medis Komedi Best Medicine Siap Hadir di Netflix
-
Bawa Baterai "Monster" 9.020 mAh, iQOO Z11 Sanggup Diajak Main MLBB Berapa Jam?
-
Strategi Spektrum XLSMART di Jalur 700 MHz dan 2,6 GHz demi Masa Depan 5G Indonesia
-
Lantik 1.177 Perwira, Prabowo Tegaskan TNI-Polri Adalah Jantung Negara
-
Bus H2 DDF dan Koridor Jakarta-Patimban, Tandai Babak Baru Ekosistem Hidrogen Indonesia
-
Investor Enggan Masuk, Proyek Storage Minyak Nasional Jalan di Tempat
-
Trauma Masa Kecil: Luka yang Berawal dari Hal-hal yang Dianggap Sepele
-
Sudaryono Warning Sahabat hingga Alumni, Jangan Harap Dapat 'Jatah' di Program MBG