Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terus mengkaji skema pembayaran pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN). Salah satu yang dikaji yaitu skema pembayaran fully funded.
Adapun dengan skema tersebut, pembayaran pensiunan tak lagi 100 persen dari pemerintah, melainkan pembayarannya berasal dari iuran ASN dengan pemerintah.
Sehingga, dengan skema tersebut ASN akan ditagih untuk membayar iuran pensiunan.
"Pemerintah lagi review kembali untuk kebijakan pensiun ke depan. Tapi reviewnya belum selesai," ujar Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Askolani, saat ditemui di Kompleks Parlemen DPR RI, Kamis (27/6/2019).
Kendati demikian, Askolani enggan menyebut kapan kajian skema tersebut selesai. Akan tetapi, tambahnya, skema tersebut bakal direalisasikan pada ASN yang baru masuk pada 2020.
"(Review) kebijakannya, pendanaannya, semua aspek termasuk kelembagannya," imbuhnya.
Asal tahu saja, saat ini skema pembayaran pensiunan ASN pay as you go yaitu pembayarannya 100 persen oleh pemerintah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Saham BUMI Banting Harga Ekstrem, Lalu Diserok Investor Asing
-
Emas ETF Global Diborong Investor Tembus 120 Ton, Efek Ancaman Perang Dunia?
-
Bitcoin Terperosok ke USD 60.000, Analis Indodax Ungkap Dampaknya ke Pasar Kripto
-
Pra Penjualan CBDK Melonjak 309 Persen di Kuartal IV 2025
-
Harga Pangan Nasional Melandai, Cabai Rawit Merah Mahal Jelang Ramadan
-
Harga Emas Naik Pada Akhir Pekan, Galeri 24 dan UBS Kompak Meroket
-
BRI Salurkan KPR Subsidi Rp16,16 Triliun, Perluas Akses Hunian Layak bagi MBR
-
Apa Itu 'Safe House' dalam Kasus Dugaan Korupsi Bea Cukai
-
Apa Itu Free Float? Mengulas Istilah Pasar Saham Wajib Diketahui Investor
-
Kode SWIFT BSI dan Panduan Lengkap Transaksi Internasional