Suara.com - Indonesia terus mempererat hubungan bilateralnya dengan China. Pada tahun 2018, nilai ekspor Indonesia ke China mencapai 24,39 miliar dolar AS, meningkat sebesar 14,3 persen dibanding tahun sebelumnya.
Untuk nilai impor Indonesia dari China mencapai 36,62 miliar dolar AS, meningkat sebanyak 30,9 persen dari tahun sebelumnya.
Untuk semakin mempererat hubungan tersebut, Guangxi International Expo Group bersama dengan Sekretariat China-ASEAN Expo dan Departemen Bisnis Daerah Otonomi Guangxi Zhuang akan menyelenggarakan China-ASEAN expo Indonesia tahun 2019.
"Pameran Indonesia kali ini adalah pameran yang kedua kalinya dilaksanakan setelah pameran pada tahun 2015. Pameran ini telah didukung oleh Kementerian Perdagangan Indonesia, Kamar Dagang Indonesia China, dan Dewan Bisnis Indonesia China. Perusahaan dalam dan luar negeri semuanya antusias, interaktif dan memiliki banyak hal menarik," kata General Manager of Guangxi International Expo Group Tang Hai dalam keterangannya, Kamis (4/7/2019).
Adapun, pameran tersebut bakal terlaksana pada tanggal 11 Juli hingga 13 Juli 2019. Dalam pameran tersebut, diadakan serangkaian kegiatan yang diantaranya, diskusi mengenai investasi dan perdagangan dan Matchmaking Perdagangan.
"Jadi membantu peserta pameran dari China dan pembeli Indonesia untuk bernegosiasi dan mencocokan, serta bersama-sama memanfaatkan potensi pasar China-Indonesia," tutur Tang Hai.
Selain itu, diadakan juga kegiatan mensurvei kegiatan bisnis seperti di daerah industri Indonesia. Hal ini, untuk membantu menyelesaikan masalah dalam lingkungan bisnis Indonesia, serta membantu mempromosikan investasi yang efektif.
"Pameran ini telah menggunakan berbagai macam jaringan untuk mengundang para pembeli, pemerintah maupun saluran komersial," tutup dia.
Baca Juga: Akhiri Perang Dagang, AS Jual Beras ke China untuk Pertama Kalinya
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Industri Alas Kaki Masih Butuh SDM, Difabel Punya Peluang Besar
-
Purbaya Tunda Penerbitan Panda Bond Usai Dirayu Investor China
-
Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?
-
Pasokan HGBT Menipis, Apa Aksi Bahlil?
-
Investor Harus Waspada, Pasar Saham RI Belum Lolos dari Ancaman MSCI
-
7 Bank RI Telah Tutup Sepanjang 2026, Apa Masalahnya?
-
Tarif KOL Capai Rp 150 Juta, Startup Ini Pilih Bayar Konsumen Biasa
-
MIND ID Percepat Pemulihan Ekosistem Lewat Reklamasi dan Rehabilitasi DAS Skala Besar
-
IHSG Merosot ke Level 5.835 di Sesi I, Saham CUAN dan DEWA Ambrol
-
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Kolaborasi dengan Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan Yatim & Dhuafa