Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal berlanjut menguat setelah kemarin berhasil ditutup menguat 0,27 persen di level 6.326.
Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi melihat secara teknikal, IHSG bergerak tertahan secara teknikal di area moving average 50 hari potensi menguji resistance terdekat di kisaran 6350.
Level itu menurutnya cukup terbuka setelah indikator Stochastic bergerak positif setelah terkonsolidasi pada area middle oscillator. Dan RSI yang terlihat masih akan melanjutkan momentum positifnya.
"Sehingga kami proyeksikan IHSG akan bergerak kembali mencoba menguat dan menguji resistance dengan support resistance 6.300-6.350," kata Lanjar dalam riset hariannya, Selasa (10/9/2019).
Berbeda dengan Nafan, Analis Binaartha Sekuritas justru memprediksi IHSG berbalik hadapi koreksi wajar.
Berdasarkan indikator, lanjut nafan MACD dan RSI menunjukkan sinyal positif. Namun, Stochastic sudah menunjukkan overbought atau jenuh beli.
Sementara itu, terlihat pola bearish inside bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support.
"Support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.294 hingga 6.269. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 6.341 hingga 6.381," tutur Nafan.
Baca Juga: Awal Pekan, Koreksi Wajar Bayangi Pergerakan IHSG
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026