Suara.com - Program Corporate Social Responsibility (CSR) PLN Peduli kembali mendapatkan apresiasi. Sembilan penghargaan diraih dalam ajang "Indonesia Sustainable Development Goals Award (ISDA) 2019".
Acara ini merupakan ajang apresiasi tahunan, yang diselenggarakan Corporate Forum for Community Development (CFCD) bersama Bappenas, kementerian dan lembaga terkait.
ISDA 2019 diberikan kepada perusahaan atau lembaga non pemerintah yang dinilai berperan dalam mendorong pencapaian program Sustainable Development Goals (SGDs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), melalui aktivitas-aktivitas dalam pemenuhan tanggung jawab sosial organisasinya masing-masing, sesuai pedoman yang dituangkan dalam SNI ISO 26000:2013.
Pada 2019, dari 17 tujuan SDGs yang ada, CFCD mengkompetisikan 12 tujuan, 32 target dan 80 indikator.
Kelimabelas tujuan tersebut adalah (1) Tanpa Kemiskinan; (2) Tanpa Kelaparan; (3) Kehidupan Sehat dan Sejahtera; (4) Pendidikan Berkualitas; (5) Kesetaraan Gender; (6) Air Bersih dan Sanitasi Layak; (7) Energi Bersih dan Terjangkau; (8) Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi; (11) Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan; (12) Konsumsi dan Produksi yang Berkelanjutan); (14) Ekosistem Lautan; (15) Ekosistem Daratan.
Perhelatan ini memperlombakan 24 program yang diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pencapaian SDGs Indonesia. Program-program yang diikutsertakan minimal telah direncanakan dan berjalan dalam dua tahun terakhir (2017 - 2018), termasuk yang masih berjalan hingga tahun ini.
Pada tahun ke-3 ISDA yang berlangsung di Jakarta, Jumat (6/9/2019), PLN menyabet 9 penghargaan sebagai berikut:
Kategori Platinum:
1. Tujuan 4 : Program Peningkatan Kompetensi Bidang Ketenagalistrikan pada Guru dan Peserta Didik serta Sekolah Menengah Kejuruan (Generasi Penerang Bangsa) (PLN Pusdiklat)
2. Tujuan 8 : Program Geliat Ekonomi di Tepian Sungai Sengkarang (PLN UID Jateng & DIY)
3. Tujuan 12 : Program Listrik untuk Sang Naga (PLN UID Jawa Timur)
Kategori Gold:
1. Tujuan 1 : Program Pengembangan Desa Wisata Terong (PLN UIW Bangka Belitung)
2. Tujuan 4 : Program Semangat Belajar dari Gunung Suling Kampung Haniwung (PLN Transmisi Jawa Bagian Tengah)
3. Tujuan 6 : Program Air Bersih untuk Rappolemba-Gowa (PLN UIW Sulselrabar)
4. Tujuan 11 : Program Kawasan Wisata Kreatif Sampah Kebon Lelang (PLN UIW NTB)
5. Tujuan 15 : Program Menjaga Puspa Langka di Bumi Raflesia (PLN Kit SBS)
Baca Juga: Target PLN Ini Rampung Akhir Tahun: 14 Stasiun Pengisian KBL
Kategori Silver:
1. Tujuan 7 : Program UKM Astana Anyar Mandiri Energi (PLN UID Jawa Barat)
Kesembilan penghargaan ini mengantarkan PLN meraih predikat Grand Silver.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur bahwa dari 9 program yang diajukan untuk mengikuti ISDA, semuanya bisa mendapat penghargaan di berbagai kategori. Hal ini menunjukkan maturity program-program CSR di PLN dan menunjukkan bahwa CSR PLN memiliki peran yang signifikan dalam mewujudkan SDG's, sesuai Peraturan Presiden No 59 Tahun 2017,” ujar Zubaidah, Vice President Corporate Social Responsibility PLN.
Sementara itu, EVP Corporate Communication & CSR PLN, I Made Suprateka menjelaskan, dalam mendukung tujuan pembangunan yang berkelanjutan, Program CSR PLN saat ini dan ke depan akan terus menerapkan CSR berbasis ISO 26000 dan sejalan dengan Perpres No 59 Tahun 2017. Mulai 2019, baik board of director (BOD) maupun manajemen PLN berkomitmen untuk melaksanakan program-program CSR yang berkelanjutan dan memiliki manfaat besar bagi masyarakat.
Ajang ISDA 2019 menjadi salah satu bukti bahwa program CSR memiliki peran penting dalam menunjang proses bisnis perusahaan, berfungsi memitigasi risiko bisnis agar perusahaan tetap berkelanjutan, mendapatkan profit serta meningkatkan citra dan reputasi perusahaan.
Berita Terkait
-
Target PLN Ini Rampung Akhir Tahun: 14 Stasiun Pengisian KBL
-
Sambut Hari Pelanggan Nasional, PLN Kunjungi Panti Werda Tresna Budi
-
PLN Rilis Program Penguatan Kembali Integritas
-
Mau Tahu Besaran Kompensasi PLN Imbas Mati Listrik Massal? Cek di Sini
-
Apakah Mati Lampu Massal Jakarta, Banten dan Jabar Termasuk Krisis Energi?
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026