Suara.com - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Satuan Tugas Pemberantasan Penangkapan Ikan Secara Ilegal atau Satgas 115 di Gedung Mina Bahari III, Jakarta Pusat, Selasa (17/9/2019). Susi berharap Satgas 115 harus tetap ada meski dirinya tidak lagi menjabat sebagai menteri sekaligus Komandan Satgas 115.
Susi menuturkan selama empat tahun belakangan ini semenjak Satgas 115 dibentuk pada tahun 2015 banyak capaian yang luar biasa. Terbukti pada tahun 2015-2016 atau dalam kurun waktu satu tahun semenjak Satgas 115 dibentuk untuk pertama kalinya neraca perdagangan ikan di Indonesia menduduki peringkat satu di Asia Tenggara.
"Dalam empat tahun terkahir nelayan dapatkan ikan lebih mudah, dekat, dan besar ukurannya. Kita bisa liat monumen dan kejadian hari-hari dalam empat tahun ini apa yang terjadi setelah Satgas 115 melakukan aksinya dalam mengawal; ekspor meningkat, kesejahteraan nelayan meningkat," kata Susi.
Susi tak menampik masih banyak hal-hal yang perlu dibenahi dari Satgas 115. Menurut Susi momen Rakornas kali ini mungkin menjadi yang terkahir di masa jabatannya. Hanya, dia berharap Satgas 115 akan terus ada dan berlanjut dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia.
"Masih banyak yang harus dibenahi, ini mungkin yang terakhir di periode pemerintahan ini. Tapi tidak untuk keberlanjutan. Satgas 115 ini efektif, koordinasi, menjadikan semua lini pemerintah yang berwenang jadi satu, menjaga kedaulatan laut Indonesia," ujarnya.
"Anda akan terus berada di sana, terus memiliki kewajiban dan komitmen, untuk memastikan SDA Perikanan cukup dan ada untuk generasi yang akan datang," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Cegah Mati Lampu, PLN Modif PLTU Bisa Pakai Batu Bara Kelas Rendah
-
Lahan Bekas Tambang Batu Bara Disulap Jadi PLTS
-
Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris, Website PT Hotel Indonesia Natour Hilang
-
PLN Bakal Sulap 802 Km Tol Jasa Marga Jadi Ladang Energi Surya
-
Kasus Penipuan Keuangan Tembus 579 Ribu, Bank dan Fintech Diminta Beralih ke AI
-
Komisi Ojol Dipangkas Jadi 8%, Ekonom: Belum Tentu Bikin Driver Lebih Sejahtera
-
Dugaan Cuci Uang Emas Ilegal Diusut, Modusnya Samarkan Hasil Tambang Tanpa Izin
-
Rekam Jejak Novel Bamukmin, Eks FPI yang Diisukan Jadi Komisaris BUMN
-
Rupiah Menguat, Tapi Masih Betah di Level Rp17.900 per Dolar AS
-
Harga Pertamax Harusnya Rp13.700, Ekonom: Ada Upaya Pertamina Pulihkan Margin