- IHSG merosot 3,08 persen ke level 6.396 pada sesi pertama perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Selasa, 19 Mei 2026.
- Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad melakukan inspeksi mendadak ke BEI untuk meyakinkan investor agar tetap berinvestasi.
- Investor asing mencatatkan nilai beli sebesar Rp 6,18 triliun, namun terjadi aksi jual sebesar Rp 5,86 triliun hari ini.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) semakin terpuruk pada sesi I perdagangan, Selasa, 19 Mei 2026. IHSG ambruk 3,08 persen atau 202,9 poin ke level 6.396.
Penurunan IHSG yang dalam ini bertepatan dengan inspeksi mendadak (sidak) Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengunjungi Bursa Efek Indonesia (BEI).
Namun, Berdasarkan data CGS International Sekuritas Indonesia mencatat investor asing masih mencatatkan uang masuk atau buy sell pada sesi I ini.
Pada sesi I ini, investor membawa kabur dananya dari bursa Saham Indonesia sebesar Rp 5,86 triliun. Sedangkan, uang masuk investor asing ke pasar modal RI sebesar Rp 6,18 triliun.
Pada perdagangan sesi I, sebanyak 26,12 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 15,11 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,71 juta kali.
Dalam perdagangan sesi I, sebanyak 103 saham bergerak naik, sedangkan 639 saham mengalami penurunan, dan 217 saham tidak mengalami pergerakan.
Pada sesi pertama perdagangan hari ini, saham-saham yang mencatat penguatan terbesar di antaranya RELI, KONI, ZATA, LCKM, ASPR.
Sementara saham dengan pelemahan terbesar yakni ICON, DFAM, RLCO, COCO, GSMF.
Dasco Sidak BEI
Baca Juga: Dari Purbaya Effect ke Purbaya Pretext: Ketika Optimisme Pasar Mulai Goyah
Sufmi Dasco Ahmad menyidak kembali perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, 19 Mei 2026.
Kunjungan ini merupakan yang kedua kali mendatangi Bursa Efek Indonesia, setelah terkahir kali pada Maret 2025 lalu.
Dasco hadir ditemani pejabat lainnya seperti Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi, Chief Executive Officer (CEO) BPI Danantara Rosan Roeslani, dan Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara Dony Oskaria, serta para Pejabat BEI.
Dasco mengaku, aksi sidak ini untuk meyakinkan investor untuk tidak kabur dan tetap berinvestasi saham di bursa saham RI.
"Kami tadi sudah banyak berdiskusi tadi di atas, bagaimana kita meyakinkan untuk menguatkan investor global yang akan masuk di bursa dan sedang di bursa," ujarnya.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda
-
Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax
-
Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap
-
Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City
-
Purbaya Akhirnya Turun Tangan soal Pajak JHT usai Diprotes Buruh
-
Pasar Kripto RI Makin Dilirik, BTSE Indonesia Kini Jadi Pemain Baru
-
Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050
-
Ratusan Santri Antusias Ikuti Beragam Aktivitas di Junior Miners Fun Fest 2026
-
Negara di Eropa Mendadak Jor-joran Belanja Militer, Ada Isu Perang Besar?
-
Manajemen dan Komunitas Gim Digital di Indonesia Mulai Dilirik Investor