Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir tak mempermasalahkan banyaknya utang yang dimiliki perusahaan-perusahaan BUMN.
Menurutnya, jika utang tersebut digunakan untuk hal produktif maka, hal tersebut harusnya tidak dipermasalahkan banyak pihak.
"Kita jangan terjebak juga hutang itu salah, tapi kalau utang itu bermanfaat dan bisa menjadikan cash flow atau pendapatn yang baik, saya rasa engga salah," ujarnya di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (23/10/2019).
Untuk diketahui, utang BUMN telah mengalami kenaikan cukup tinggi pada tahun ini. Pada periode Januari-Juli 2019 saja, utang BUMN naik 13,8 persen atau sekitar 6,8 miliar dolar AS.
Erick Thohir mengaku bakal bekerja keras memenuhi target yang telah ditentukan. Salah satunya menaikkan kelas perusahaan-perusahaan BUMN.
Bahkan jika dalam 100 hari tak mencapai target yang ditetapkan, maka ia siap untuk dicopot dari jabatan menteri.
"Saya punya KPI yang harus dicapai selama tiga bulan dan statement ini juga disampaikan beliau bahwa semua menteri harus dicopot. Dan saya sangat siap dicopot," jelas dia.
Selain menaikkan kelas, mantan Presiden Klub Sepak Bola Inter Milan itu juga bakal membawa perusahaan-perusahaan BUMN jadi pemain global.
"Saya juga berharap tentu kita membangun ekosistem yang sehat BUMN-BUMN dimana tidak lain tadi untuk kolaborasi yang seperti tadi ibu sampaikan atau Pak Presiden sampaikan hari ini kita tidak hanya bisa jago kandang tapi juga jadi pemain global," ucap dia.
Baca Juga: Kalangan Militer Isi Kursi Menag, PPP: Jokowi Mau Keluar Pakem Tradisional
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Sidang Banding Kasus Chromebook Digelar Hari Ini, Nadiem Minta Hakim Uji Ulang Pertimbangan Putusan
-
Dua Titik Lokasi Demo di Jakarta Hari Ini
-
Review Film CODA: Harmoni Keheningan, Musik, dan Cinta Keluarga
-
Bromo Dilanda Kebakaran Hutan, Akses Jemplang hingga Senduro Ditutup
-
Cegah Campak hingga ISPA, Bulan Suplementasi Vitamin A Akan Berlangsung Selama Agustus
-
Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026
-
Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen
-
Cara Membedakan Cinta, Manipulasi, dan Penipuan Menurut Detektif Jubun
-
OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal
-
Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya