Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bisa menguat meski penutupan kemarin melemah 0,74 persen di level 6.217.
Analis Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan pola kenaikan IHSG masih akan terlihat di hari ini, jangka pendek, menengah maupun panjang masih terlihat pola uptrend pada pergerakan IHSG.
Hal ini juga ditunjang beberapa faktor seperti masih tercatatnya inflow secara hingga saat ini, masih stabilnya perekonomian, serta kuatnya fundamental perekonomian.
"Demikian juga dengan rilis data perekonomian tentang Cadev yang akan rilis hari ini disinyalir masih dalam kondisi terjaga hingga saat ini, hari ini potensi penguatan masih akan terlihat pada pergerakan IHSG," ujar William Surya Wijaya dalam riset hariannya, Kamis (7/11/2019).
Sementara, Analis Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama melihat Berdasarkan indikator, MACD sudah menunjukkan sinyal dead cross di area positif.
Sementara itu, Stochastic dan RSI berada di area netral. Meskipun demikian, terlihat pola bullish inside bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance.
"Support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.180 hingga 6.149. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 6.264 hingga 6.304," kata Muhammad Nafan Aji Gusta Utama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Update Harga Emas Antam Terbaru 10 Mei 2026 dari 0,5 Gram hingga 1.000 Gram
-
Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang
-
Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?
-
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta
-
Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang
-
Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi