Suara.com - PT Kereta Api Indonesia Persero menyediakan 250.012 kursi kereta jarak jauh pada musim libur Natal dan tahun baru 2019. Jumlah kursi tersebut naik 4 persen dibandingkan tahun 2018 yang sebanyak 240.012 kursi.
Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro mengatakan, pada musim Natal dan Tahun Baru atau Nataru tahun ini, perseroan akan menjalankan 404 perjalanan kereta api yang terdiri dari 374 KA reguler dan 30 KA Nataru. Jumlah itu naik 2,5 persen dari tahun 2018 sebanyak 394 KA yaitu 346 KA reguler dan 48 KA Nataru.
"KAI memperkirakan tanggal 22 dan 29 Desember sebagai tanggal favorit masyarakat untuk menggunakan jasa kereta api," kata Edi dalam konferensi pers di Jakarta Railway Center, Jakarta, Senin (18/11/2019).
Edi menuturkan, tiket kereta api tersebut bisa dipesan mulai tanggal 19 November atau H-30 keberangkatan. Masyarakat pun bisa membeli tiket tersebut di seluruh kanal resmi penjualan tiket kereta api seperti aplikasi KAI Access, situs kai.id, dan lainnya.
"Untuk mengantisipasi kenaikan jumlah penumpang, KAI menjalankan 30 perjalanan KA Nataru yang dapat dipesan mulai tanggal 25 November 2019 di seluruh kanal penjualan," jelas dia.
Edi menargetkan, pada nataru tahun ini kenaikan volume penumpang kereta api sebesar 4 persen menjadi 5,9 juta.
"KAI menyiapkan 477 petugas penilik jalan (PPJ) ekstra, 908 penjaga jalan lintas (PJL) ekstra, dan 355 petugas posko daerah rawan ekstra. Total 1.740 petugas disiagakan untuk mengamankan perjalanan KA di sepanjang lintas KA Jawa dan Sumatera untuk memantau apabila terjadi rintang jalan atau peristiwa luar biasa (PLH) yang menghambat perjalanan KA," imbuh dia.
Berita Terkait
-
Viral Foto Rel di Bawah Aspal Jalan Bantul, Mau Diaktifkan Lagi?
-
Sambut Natal dan Tahun Baru, Telkomsel Siapkan Kejutan
-
Mendag Sebut Beberapa Harga Bahan Pokok Ini Berpotensi Naik Saat Nataru
-
Kecelakaan Kereta Api di Bangladesh, Ini Kompensasi bagi Keluarga Korban
-
Ini Dia, 6 Kereta Super Cepat dari Berbagai Penjuru Dunia!
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Purbaya Lantik Robert Marbun Jadi Sekjen Kemenkeu, Gantikan Heru Pambudi
-
KPPU Sebut Kesepakatan Bunga Pinjol 0,8 Persen Rugikan Konsumen, Ternyata Bukan Arahan OJK
-
Mudik 2026, SIG Berangkatkan Ribuan Orang dan Salurkan Bantuan
-
Harga Emas Pegadaian Jumat Ini Stagnan, Cek Perbandingan Galeri 24 dan UBS
-
KPPU Hukum 97 Pinjol, Denda Fantastis Rp755 Miliar Menanti
-
Rupiah Terus Lemas, Kurs Dolar AS di Jual Rp17.000 di Mandiri, BNI, BRI, dan BCA
-
Perang Timur Tengah Guncang Ekonomi Global, Maskapai hingga Pertanian Alami Kerugian
-
BRI Perkuat UMKM: Dari Modal Rp250 Ribu, Usaha Kuliner Ayam Panggang Bu Setu Sudah Bergulir 35 Tahun
-
Subsidi Energi Bengkak, Program Kompor Listrik Didorong Diperkuat
-
Harga Pangan Nasional Pasca-Lebaran: Cabai Turun Tajam, Daging Sapi Naik