Suara.com - Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok resmi menjabat Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) pada Senin (25/11/2019) kemarin. Sebagai Komut Pertamina, Ahok bertugas mengawasi perusahaan minyak dan gas milik negara.
Terlepas dari itu, Selasa (26/11/2019) atau satu hari pasca Ahok dilantik sebagai Komut Pertamina Suara.com mengunjungi salah satu Stasiun Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan KS Tubun III, Palmerah, Jakarta Barat.
Harga bahan bakar minyak (BBM) terpantau masih sama sejak awal November 2019 lalu. Adapun, harga BBM terkini yang berlaku sejak perubahan terbaru termasuk harga Pertamax, Pertalite, Premium dan Solar adalah sebagai berikut.
- Pertamax Turbo Rp 11.200 per liter
- Pertamax Rp 9.850 per liter
- Pertamina Dex Rp 11.700 per liter
- Pertalite Rp 7.650 per liter
- Premium Rp 6.450 per liter
- Dexlite Rp 10.200 per liter
- Bio Solar Rp 9.800 per liter
Berkenaan dengan itu, Abeng (35) warga sekitar merespons positif dipilihnya Ahok sebagai Komut Pertamina. Abeng sendiri menilai Ahok sebagai sosok tepat untuk mengawasi perusahaan plat merah lantaran memiliki sikap yang tegas.
"Kalau saya sih bagus-bagus aja dia kan tegas. Cuma mungkin harus dikontrol aja omongannya biar nggak kaya dulu pas kasus penistaan agama," tutur Abeng.
Di sisi lain, Abeng juga berharap dengan ketegasan Ahok itu segala persoalan mafia migas yang ada dapat diberantas. Dengan begitu, diharapkan pula harga BBM akan menurun.
"Iya diberantas lah yang begitu-begitu. Terus mudah-mudahan BBM jadi turun juga," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI
-
Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik
-
Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH
-
Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan
-
Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe
-
Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen
-
Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak
-
Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen
-
Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak
-
Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI