Suara.com - Kurang dari 10 hari lagi tahun kalender 2019 akan berakhir, biasanya pada akhir tahun ini banyak dari masyarakat Indonesia yang melakukan liburan bersama keluarga, tapi khusus pegawai Kementerian Keuangan tidak ada libur akhir tahun.
Hal tersebut dikatakan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati usai melantik pejabat baru di lingkungan Kemenkeu, Jumat (20/12/2019).
Sri Mulyani mengatakan kepada jajarannya tidak ada hari libur pada akhir tahun ini, menurut dia Kementerian Keuangan akan terus mengelola keuangan hingga tahun 2019 berakhir.
"Kita tidak libur pada akhir tahun, karena kita perlu untuk mengelola keuangan negara APBN sampai hari terakhir 2019," kata Sri Mulyani di usai melantik pejabat baru di Kementerian Keuangan, Jakarta Jumat (20/12/2019).
Apalagi jika dilihat hingga November 2019, penerimaan perpajakan baru mencapai Rp 1312.4 triliun dari target Rp 1.786,4 triliun. Artinya dalam sebelas bulan terakhir capaian penerimaan perpajakan baru mencapai 73,5 persen.
Jika dibandingkan dengan realisasi penerimaan pajak tahun lalu jelas capaian tahun ini merosot cukup tajam, dimana dalam periode tersebut capaian penerimaan pajak mencapai 80,4 persen.
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini berharap disisa waktu yang kurang 10 hari di tahun 2019, kinerja para jajaran Kementerian Keuangan dapat lebih ditingkatkan dan lebih baik lagi.
"Saya berharap pergerakkan dari para pejabat kemenkeu akan hasilkan kinerja di semua lini jadi lebih baik," kata Sri Mulyani.
Baca Juga: Kelakuan 27 PNS Pandeglang Bolos 46 Hari, Selingkuh Hingga Korupsi
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026