Suara.com - Harga minyak dunia mengalami penurunan untuk sesi kelima beruntun pada Senin (13/1/2020).
Seperti dilansir Reuters Selasa (14/1/2020), harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari 2020 turun 96 sen menjadi 58,08 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.
Sementara itu harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Maret 2020 merosot 78 sen menjadi 64,20 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.
Harga minyak dunia turun seiring peningkatan persediaan bahan bakar minyak (BBM) Amerika Serikat.
Menurut laporan yang dirilis Energy Information Administration (EIA), persediaan BBM AS meningkat 9,1 juta barel pada pekan yang berakhir 3 Januari dari pekan sebelumnya. Jumlah persediaan BBM AS berada sekitar 5 persen di atas rata-rata lima tahun.
Persediaan distilat, termasuk minyak diesel dan pemanas, meningkat 5,3 juta barel. Jumlah tersebut melampaui ekspektasi peningkatan 3,9 juta barel.
Presiden AS Donald Trump telah menyatakan lebih memilih untuk menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap Iran sebagai bentuk hukuman atas serangan rudal yang diluncurkan terhadap markas militer AS di Irak.
Pilihan AS untuk menjatuhkan sanksi ekonomi dari melakukan perang terbuka dengan Iran menghilangkan kekhawatiran terganggunya pasokan minyak mentah global hingga harga minyak dunia terus menurun.
Menurut laporan yang dirilis Energy Information Administration (EIA), cadangan minyak AS meningkat 1,2 juta barel pada pekan yang berakhir 3 Januari dari pekan sebelumnya.
Baca Juga: Tensi Amerika Serikat-Iran Mereda, Harga Minyak Dunia Turun
Dengan tambahan 1,2 barel, cadangan minyak AS mencapai 431,1 juta barel.
Berita Terkait
-
Tensi Amerika Serikat-Iran Mereda, Harga Minyak Dunia Turun
-
Antisipasi Naiknya Harga Minyak Mentah Akibat Konflik AS-Iran
-
Usai Tewaskan Jenderal Perang Iran, Cadangan Minyak AS Meningkat
-
Iran-AS Bergejolak, Menteri ESDM Minta Masyarakat Tak Boros BBM
-
Pernyataan Trump Soal Serangan Iran Kembali Menekan Harga Minyak Dunia
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun
-
Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS
-
Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025
-
Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar
-
DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026
-
Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa
-
Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang
-
UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI
-
Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global
-
Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun