Suara.com - HSBC berencana memangkas sekitar 35 ribu pekerja mereka dan secara bertahap akan merombak bisnisnya setelah laba perusahaan anjlok sepertiganya pada tahun 2019.
Mengutip CNN Rabu (19/2/2020) anjloknya laba HSBC disebut-sebut dikarenakan demonstrasi di Hong Kong beberapa waktu lalu, hingga virus corona yang menghantam sejumlah negara.
"Ini merupakan salah satu program restrukturisasi dan penyederhanaan terdalam dalam sejarah bank," kata CEO sementara HSBC, Noel Quinn saat memaparkan kinerja perusahaan.
Selain melakukan pemangkasan karyawannya, HSBC juga berencana memangkas 100 miliar dolar AS aset mereka pada akhir 2022 mendatang.
Dengan pemangkasan tersebut, perusahaan berharap dapat mengurangi kerugian hingga 4,5 miliar dolar AS.
Beberapa cabang perusahaan HSBC juga rencananya akan dikurangi terutama di negara-negara yang tidak terlalu besar memberikan keuntungan ke HSBC seperti Eropa dan AS.
Adapun laba sebelum pajak HSBC di AS turun dari 20 miliar dolar AS pada 2018 menjadi 13,3 miliar dolar AS pada 2019.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok
-
Kok Bisa ESDM Seenaknya Stop Sementara Ekspor Batu Bara, Ini Alasannya
-
Siap-siap HGBT Murah, ESDM Mau Revisi Aturan
-
Emiten PGEO Andalkan ESG untuk Jaring Investor
-
Bank Mandiri Taspen Buka Tiga Posko Pengaduan Penipuan Investasi
-
Buah Komitmen, Pegadaian Borong Awards di Ajang Global Contact Center World Asia Pacific 2026
-
Biang Kerok IHSG Melorot 1,72% ke Level 5.896
-
Purbaya Kembali Guyur Dana SAL Rp 100 T ke Himbara, Total Kas Negara Jadi Rp 400 T
-
Pengguna Pertamax Mulai Bergeser ke Pertalite, Stok Aman?
-
Mahasiswa Jangan Khawatir, Industri Petrokimia Butuh Banyak SDM