Suara.com - Harga minyak dunia pada perdagangan Selasa (3/3/2020) mengalami galau, sempat naik lalu kembali turun sebagai imbas sentimen Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) yang menambah kuota pemangkasan produksi menjadi 600 ribu barel per hari.
Mengutip Reuters, Rabu (4/3/2020) harga minyak dunia West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April 2020 naik 43 sen pada Selasa (3/3/2020), menjadi 47,18 dolar per barel di New York Mercantile Exchange. Sedangkan harga minyak mentah Brent untuk pengiriman April 2020 turun 4 sen menjadi 51,86 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.
Harga ini sempat mengalami peningkatan signifikan setelah Federal Reserve Amerika Serikat memangkas suku bunga dalam upaya mengatasi dampak negatif penyebaran Virus Corona atau COVID-19 terhadap perekonomian Negeri Paman Sam.
Harga minyak WTI sempat menyentuh 48,66 dolar AS per barel dan harga minyak mentah Brent 53,90 dolar AS per barel.
Namun, baik harga minyak WTI dan Brent kemudian mengalami penurunan setelah komite panel OPEC dan negara-negara produsen minyak lainnya yang tergabung dalam OPEC+ merekomendasikan tambahan pemangkasan produksi sebesar 600 ribu barel per hari pada kuartal kedua, sama seperti rekomendasi bulan lalu.
Beberapa negara anggota OPEC sebetulnya menginginkan tambahan pemangkasan produksi setidaknya sebesar 1 juta barel per hari dalam upaya menjaga kestabilan harga minyak dunia di tengah turunnya permintaan akibat merebaknya penyebaran Virus Corona.
Secara global, kasus penyebaran COVID-19 mencapai 92.880 kasus, termasuk dua kasus di Indonesia. Total jumlah korban meninggal dunia mencapai 3.168 orang.
Sebanyak 79 korban meninggal di Italia, 77 korban meninggal di Italia, 34 korban meninggal di Korea Selatan, sembilan korban meninggal di Amerika Serikat, enam korban meninggal di Jepang dan kapal Diamond Princess, empat korban meninggal di Perancis, dua korban meninggal di Hong Kong, serta satu korban meninggal di Spanyol, Thailand, Australia, San Marino, Taiwan, dan Filipina.
Baca Juga: Best 5 Otomotif Pagi: Batmobile Disita, Naik Supercars Jadi Bengal
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah
-
Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah
-
Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan
-
Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya
-
Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele
-
Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029
-
Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK
-
Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei
-
OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun
-
Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026