Suara.com - Bank Sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve (The Fed) kembali menaikkan suku bunga acuannya. Keputusan ini diambil setelah adanya pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC).
Seperti dilansir Bussiness Insider, The Fed menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin dari 2 persen menjadi 2,25 persen. Kenaikan suku bunga ini merupakan yang ke delapan kalinya sejak akhir 2015.
"Perekonomian kita kuat. Pengangguran rendah, jumlah orang yang bekerja terus meningkat, dan upah naik," kata Gubernur The Fed Jerome Powell.
Suku bunga kredit paling terdampak dalam kenaikan ini. Diperkirakan tingkat suku bunga kartu kredit akan naik setelah pengumuman The Fed.
Pejabat The Fed menaikkan perkiraan mereka untuk produk domestik bruto tahun depan sebesar 0,1 poin persentase, menjadi 2,5 persen. Dan untuk pertama kalinya, mereka merilis sebuah proyeksi untuk pertumbuhan pada 2021, yang mencapai 1,8 persen.
Terkait dengan perang dagang yang terjadi antara Amerika Serikat dan Cina, Powell memastikan kenaikan suku bunga acuan bukan berlandaskan dari hal tersebut.
"Kami tidak mempertimbangkan faktor politik atau hal-hal seperti itu," pungkas Powell.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi
-
PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026
-
Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina
-
Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026
-
Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen
-
Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026
-
Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan
-
Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya
-
RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok
-
Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan