Suara.com - Pandemi virus corona (Covid-19) yang terjadi di Wuhan, China ternyata tak selalu membawa kerugian, pasalnya ada bidang usaha yang justru mendapat berkah dari mewabahnya virus ini.
Salah satu bisnis yang diuntungkan dari peristiwa ini adalah bisnis asuransi.
Chief Marketing Officer Allianz Life Indonesia, Karin Zulkarnaen mengatakan, semenjak mewabahnya virus corona penjualan produk asuransi Allianz cukup meningkat.
"Penjualan asuransi justru membaik, kejadian ini (virus corona) makin meningkatkan kita akan pentingnya asuransi terhadap proteksi," kata Karin di Kantornya, Jakarta, Rabu (4/3/2020).
Lebih lanjut kata Karin, momentum mewabahnya virus corona juga dimanfaatkan perusahaan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat betapa pentingnya memiliki proteksi asuransi.
"Agen-agen penjual kita juga kita manfaatkan untuk melakukan kegiatan edukasi, betapa pentingnya asuransi untuk mengcover diri kita," katanya.
Karin mengungkapkan, semenjak kasus ini mulai terkuak pada Januari hingga Februari 2020 penjulan produk asuransi milik Allianz meningkat cukup tajam, meski begitu Karin tak menjelaskan lebih detail berapa peningkatan penjualan asuransi tersebut.
"Kalau kita lihat trend penjualan meningkat Januari dan Februari, tapi kalau angkanya saya tidak bawa data," kata Karin.
Baca Juga: Regulator Diminta Beri Perhatian Lebih ke Agen Asuransi Umum
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Kemenkeu Akui Inflasi Januari 2026 Naik Akibat Kebijakan Diskon Listrik
-
PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 52,6 per Januari 2026, Unggul dari Vietnam
-
OJK Klaim Pertemuan dengan MSCI Berbuah Positif
-
Pandu Sjahrir Ingatkan Investor, Koreksinya IHSG Jadi Momentum Borong Saham
-
Purbaya Diminta Bereskan Piutang Dana BLBI, Berpotensi Rugikan Hak Keuangan Negara
-
BRI Apresiasi Nasabah Lewat Undian dan Kick Off BRI Consumer Expo 2026
-
Harga Emas dan Perak Dunia Turun Berturut-turut, Ini Penyebabnya
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
AdMedika dan TelkoMedika Bersinergi Dukung Pemulihan Kesehatan Korban Bencana di Sumatra
-
5 Fakta Pertemuan MSCI dan OJK Hari Ini, Ada Sinyal Positif untuk IHSG