Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, ada peluang yang baik dari terus menurunnya harga minyak dunia saat ini.
Harga minyak dunia diketahui turun menjadi 31,02 dolar AS per barel atau mencapai level terendah sejak Februari 2016.
"Bagi Indonesia dengan harga minyak yang turun dalam kondisi ekonomi yang tertekan ini jadi salah satu bentuk positif dalam artian bisa stimulate tidak bebani," kata Sri Mulyani saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Senin (9/3/2020).
Keuntungan tersebut kata dia bisa dilihat dari neraca impor minyak Pertamina yang akan jauh lebih rendah, karena Pertamina membeli harga minyak yang jauh lebih murah.
"Selama ini impor minyak cukup besar berarti harga minyak menjadi sesuatu yang bisa menurunkan beban dari Pertamina mengimpor. Itu saya harap terlihat di neracanya pemerintah dari sisi harga minyak apakah ini dalam jangka pendek dalam bulan atau lebih panjang kuartal masih akan dilihat reaksi dari Rusia," paparnya.
Sementara dari sisi APBN masih akan terus memantau karena penurunan harga minyak dunia masih terus terjadi sehingga perlu perhitungan yang cermat terhadap dampaknya pada APBN.
"Seluruh postur APBN saya tak akan komentar kita masih akan lihat seluruh perkembangan karena saya tidak lihat sepenggal-sepenggal dalam hal ini kita akan formulasikan stimulus ke ekonomi yang sedang lemah disisi lain juga kita lihat penerimaan pasti tertekan karena harga minyak, kondisi ekonomi yang melemah," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta
-
Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita
-
Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri
-
Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD
-
Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026
-
Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik
-
Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran
-
Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol
-
Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan
-
Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?