Suara.com - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memutuskan untuk tidak mengoperasikan lebih dari 30 persen kantor cabangnya di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) dalam sementara waktu. Hal itu untuk mencegah penularan lebih luas virus corona.
“Kebijakan ini berlaku dari 24 Maret 2020 sampai dengan 2 April 2020,” menurut pernyataan resmi perseroan diterima Antara di Jakarta, Selasa (24/3/2020).
BCA mengatakan nasabah tetap dapat melakukan transaksi di kantor cabang BCA terdekat lainnya. Selain itu, nasabah juga bisa bertransaksi melalui layanan perbankan di gawai (mobile banking BCA Mobile) atau layanan perbankan melalu komputer (internet banking KlikBCA).
Jumlah kantor cabang yang ditutup sementara berpotensi terus bertambah seiring dengan perkembangan kondisi penyebaran virus corona.
"Dapat kami sampaikan bahwa masih terdapat potensi penambahan jumlah kantor cabang yang tidak beroperasi sementara, disesuaikan dengan dinamika kondisi terkini," tutur manajemen.
Untuk mengetahui kantor cabang yang tutup sementara, nasabah dapat mengakses https://www.bca.co.id/id/individu/announcement
Sebelumnya, BCA mulai memberlakukan jam operasional terbatas untuk seluruh kantor cabang mereka di Indonesia mulai kemarin, Senin (23/3/2020). Adapun pembatasan tersebut berupa perubahan jam operasional Kantor Cabang BCA dari awalnya pukul 08.15 hingga pukul 15.00 menjadi pukul pukul 08.15 WIB hingga pukul 14.00 WIB. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang
-
Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?
-
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta
-
Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang
-
Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi
-
Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste
-
Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu