Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini Selasa (7/4/2020) berhasil melanjutkan tren positif perdagangan sebelumnya. IHSG dibuka meroket lebih dari 1 persen.
Mengutip data perdagangan RTI, IHSG naik 1,28 persen atau 61 poin menuju level 4.873,65.
Menguatnya IHSG ini juga diikuti Menghijaunya indeks LQ45 yang naik 27 poin atau turun 3,7 persen ke level 764.227.
Mengawali pembukaan perdagangan terdapat 96 saham menguat, 12 saham melemah, dan 24 saham stagnan.
Analis pasar modal dari MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, kombinasi tajamnya kenaikan DJIA sebesar +7.73 persen merujuk terjadinya perlambatan penambahan korban Covid-19 serta tajamnya kenaikan EIDO sebesar +11.45 persen semalam menjadi faktor IHSG diperkirakan akan melanjutkan kenaikannya.
"Bahkan bisa memembus level 5.000 dalam perdagangan Selasa ini ditengah semakin terus bertambahnya jumlah korban tewas secara global akibat Covid-19 mencapai 64.654 orang dan yang terjangkiti mencapai 1.346.003 orang per 6 April," kata Edwin dalam analisanya.
Sementara di Indonesia Virus Corona sudah menjangkiti 2.491 orang dengan jumlah yang tewas 209 orang.
Lebih lanjut, naiknya harga komoditas seperti Gold +3.57 persen, Nikel +0.69 persen, Timah +1.08 persen & CPO +0.57 persen juga berpotensi menjadi sentimen positif untuk IHSG melanjutkan kenaikannya Selasa ini.
"Lebih lanjut, naiknya sebagian Bursa Asia Selasa pagi menjadi katalis tambahan bagi penguatan IHSG hari ini," katanya.
Baca Juga: Gara-gara Virus Corona, Aliran Modal Asing ke Indonesia Anjlok
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Rute Lengkap KRL, TransJakarta dan Mikrotrans Menuju ke JIS
-
Daftar Saham yang Meroket di Tengah Koreksi IHSG Sesi I
-
Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!
-
IHSG Ambrol Nyaris ke Level 5.900, TPIA Jadi Beban
-
Status TMS PPPK Bisa Jadi MS: Ini Cara Sanggah dan Contoh Kalimat Resminya
-
Lolos Administrasi PPPK Kemensos? Ini Panduan Lengkap Persiapan Tes CAT
-
DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu
-
Ungkap Alasan Gaji Guru 'Tidak Layak', Prabowo: Tidak Ada Uangnya
-
Gaji di Bawah Rp8 Juta Kini Tergolong Miskin Baru, Warga UMK Harus Bersaing untuk Rumah Subsidi
-
Purbaya Bantah Patriot Bond Mirip Tax Amnesty, Minta Investor Segera Beli