Suara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Senin (4/5/2020) ini kembali dibuka menguat. Rupiah terus mendekati level Rp 15.000.
Mengutip kurs tengah Bank Indonesia (BI) atau kurs acuan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate/Jisdor tepat pukul 10:00 Wib mata uang rupiah menguat 84 poin atau 0,50 persen ke posisi Rp 15.073 dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya di posisi Rp 15.157.
Sementara itu, nilai jual mata uang rupiah di sejumlah perbankan masih dibandrol di atas Rp 15.000 per dolar AS.
Berikut daftar nilai tukar rupiah terhadap dolar hari ini yang dijual perbankan nasional:
- BCA: kurs jual di Rp 15.250
- BNI: kurs jual di Rp 15.170
- BRI: kurs jual di Rp 15.005
Sebelumnya, Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra memprediksi pergerakan nilai tukar rupiah pada Senin (4/5/2020) ini akan melemah terhadap dolar AS.
Menurut pengamatannya, sentimen negatif kelihatannya membayangi pergerakan pasar keuangan hari ini. Ia melanjutkan, pasar khawatir dengan pelonggaran lockdown di beberapa negara akan menimbulkan kasus corona gelombang kedua.
Selain itu pasar juga mengkhawatirkan ketegangan hubungan antara US dan China belakangan ini karena provokasi AS akan memicu perang dagang lagi antar kedua negara.
Pasar juga mengantisipasi buruknya data-data ekonomi di AS dan di negara-negara pandemi lainnnya yang akan dirilis pekan ini, seperti data tenaga kerja, data indeks aktivitas sektor jasa dan manufaktur, neraca perdagangan dan lain-lain.
"Rupiah mungkin bisa melemah mengikuti sentimen negatif tersebut. Rupiah berpotensi tertekan ke Rp 15.000, dengan potensi support di Rp 14.800," kata Aris dalam riset hariannya, Senin (4/5/2020).
Baca Juga: Nilai Tukar Rupiah Perkasa Lawan Dolar AS, Dekati Level Rp 15.000
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Saham ASII Diborong Lagi saat Harganya Murah
-
BRI Perkuat Dana Murah, CASA Tembus 70,6% dan DPK Capai Rp1.467 Triliun
-
Fitch Pangkas Outlook Utang RI Jadi Negatif, Bos BI Pasang Badan
-
CFX Bidik Peningkatan Volume demi Saingi Bursa Kripto Global
-
CFX Optimistis Tarik Transaksi Kripto ke Dalam Negeri
-
Pastikan Layanan Optimal dan Tegaskan Negara Hadir, Dirut BPJS Ketenagakerjaan Jenguk Pasien
-
Sempat Loyo, Rupiah Pagi Ini Balik Arah ke Rp 16.882 per Dolar AS
-
PELNI Siapkan 751 Ribu Tiket dan 55 Kapal untuk Mudik Lebaran
-
Genjot Transaksi Kripto, OSL Indonesia Tebar Insentif Khusus
-
Mitratel - AALTO Kolaborasi Strategis Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi