Suara.com - Wings Air (Lion Group) kemungkinan akan menunda penerbangan ke Meulaboh melalui Bandara Udara Cut Nyak Dhien Nagan Raya, Provinsi Aceh dari Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, karena masih sepinya penumpang.
Meski pemerintah sudah memberikan kelonggaran untuk maskapai agar tetap bisa beroperasi di tengah pandemi untuk melayani pebisnis, namun hal tersebut kemungkinan masih dipertimbangkan.
"Jika melihat situasi saat ini sepi penumpang, kemungkinan penerbangan ke Meulaboh melalui Bandara Nagan Raya bisa saja ditunda hingga 1 Juni mendatang,” kata petugas Wings Air Meulaboh, Sunardi ditulis Selasa (12/5/2020).
Menurutnya, upaya tersebut dilakukan karena sampai saat ini jumlah calon penumpang yang akan menggunakan jasa penerbangan pesawat udara ke daerah itu, masih sangat sepi.
Bahkan jadwal penerbangan semula yang direncanakan pada Ahad dan Senin (10-11/5) juga terpaksa dibatalkan karena sepinya penumpang khususnya dari kalangan pebisnis.
Namun khusus untuk pemudik, ia mengakui hal tersebut masih tetap dilarang dan mengikuti keputusan dari pemerintah pusat.
Meski pun demikian, pihaknya sampai saat ini masih terus melakukan pemantauan di sistem penjualan tiket, apakah adanya pergerakan penumpang yang akan menggunakan jasa pesawat udara di rute Meulaboh-Kualanamu atau Kualanamu-Meulaboh.
"Kita akan lihat di pekan mendatang, apakah ada penerbangan atau pun tidak. Karena semua ini tergantung dari keterisian kursi pesawat," kata Sunardi menambahkan. (Antara)
Baca Juga: Dibolehkan Menhub Terbang, Lion Air Pindah ke Terminal 2E Soetta
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi
-
PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026
-
Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina
-
Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026
-
Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen
-
Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026
-
Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan
-
Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya
-
RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok
-
Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan