Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah bersiap kembali untuk memutar roda perekonomian usai perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah.
Meskipun kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB masih berlaku di sejumlah daerah imbas pandemi virus corona atau Covid-19.
"Secara bertahap kita hendak mendorong perekonomian kita untuk bergerak kembali," kata Airlangga dalam video teleconference di Jakarta, Selasa (26/5/2020).
Namun kata dia, pemerintah melakukannya dengan cara yang bertahap dan pelan-pelan menuju normal baru atau new normal, sambil tetap memprioritaskan protokol kesehatan yang ketat kepada masyarakat.
"Secara terbatas, pergerakan masyarakat tengah menuju fase kehidupan normal baru. Namun di saat bersamaan, tugas utama lainnya adalah tetap memastikan upaya memutus mata rantai COVID-19 di masyarakat," paparnya.
Ketua Umum Partai Golkar ini berharap, bangsa Indonesia dapat segera keluar dari pendemi virus corona dan bisa bangkit kembali dalam menggairahkan perekonomian.
"Dengan sejumlah upaya pemulihan ekonomi, kami harap Indonesia segera kembali menuju ke kehidupan ekonomi dan kesejahteraan yang lebih baik,” kata Airlangga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?
-
Pasokan HGBT Menipis, Apa Aksi Bahlil?
-
Investor Harus Waspada, Pasar Saham RI Belum Lolos dari Ancaman MSCI
-
7 Bank RI Telah Tutup Sepanjang 2026, Apa Masalahnya?
-
Tarif KOL Capai Rp 150 Juta, Startup Ini Pilih Bayar Konsumen Biasa
-
MIND ID Percepat Pemulihan Ekosistem Lewat Reklamasi dan Rehabilitasi DAS Skala Besar
-
IHSG Merosot ke Level 5.835 di Sesi I, Saham CUAN dan DEWA Ambrol
-
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Kolaborasi dengan Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan Yatim & Dhuafa
-
Investasi Rp339 Triliun, Blok Masela Target Mulai Konstruksi 2027
-
Juli 2026, Pemerintah Mulai Produksi CNG Rumah Tangga Pengganti LPG