Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau kesiapan penerapan prosedur standar new normal di sarana publik yakni Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (26/5/2020).
Saat meninjau Stasiun MRT, Presiden Jokowi didampingi Kapolri Jenderal Polisi Idham Aziz dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.
Jokowi yang mengenakan masker tampak mengelilingi dan mengecek area stasiun. Usai mengecek, Jokowi yang melihat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta Anies mendampingi dirinya untuk konferensi pers.
"Pak Gub, nggak ikut tadi," kata Jokowi kepada Anies.
Jokowi mengatakan, kedatangan dirinya untuk memastikan bahwa per hari ini dikerahkan pasukan TNI Polri di titik keramaian untuk mendispilinkan masyarakat menerapkan protokol kesehatan sesuai pembatasan sosial berskala besar.
"Pagi hari ini saya datang ke Stasiun MRT dalam rangka untuk memastikan bahwa mulai hari ini digelar TNI Polri pasukan untuk berada di titik keramaian dalam rangka mendisiplinkan agar masyarakat
lebih mendisiplinkan agar masyarakat mengikuti protokol kesehatan sesuai PSBB," katanya.
Berita Terkait
-
Daftar 60 Mal di Jakarta yang Siap Dibuka Lagi 5 Juni
-
Akan Dibuka, Yogyakarta Siap Sambut Wisatawan di Era New Normal
-
New Normal Indonesia, Ini 13 Protokol Kesehatan Bagi Para Pekerja
-
Amien Rais Klaim Sesat Istilah New Normal Pemerintah dan 5 Berita Lainnya
-
Roy Suryo Disemprot usai Soroti Panci dalam Video Jokowi dan 4 Berita Lain
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Diduga Demi Kejar 'Cuan' Bisnis, Anak Usaha Kemenkeu Nekat Suap Ketua PN Depok Terkait Lahan Tapos
-
Kapolres Tangsel Laporkan Gratifikasi iPhone 17 Pro Max ke KPK, Kini Disita Jadi Milik Negara
-
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Obat Keras, 21 Ribu Butir Disita dari Dua Lokasi
-
Usai Kena OTT KPK, Ketua dan Waka PN Depok Akan Diperiksa KY soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Bukan Rugikan Negara Rp2,9 T, Pertamina Justru Untung Rp17 T dari Sewa Terminal BBM Milik PT OTM
-
Sidang Hadirkan Saksi Mahkota, Pengacara Kerry: Tidak Ada Pengaturan Penyewaan Kapal oleh Pertamina
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta