Suara.com - PT Boston Furniture Industries Tbk secara resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Selasa (7/7/2020). Perseroan menjadi emiten ke-31 yang tercatat di pasar modal pada tahun ini, dengan kode emiten SOFA.
Direktur Utama PT Boston Furniture Industries Tbk, Hardy Satya mengaku senang dengan dicatatkan saham perusahaannya di BEI, dirinya pun mengajak kepada para investor untuk bisa menjadi bagian dari perseroan.
"Yuk kita nabung saham SOFA," kata Hardy dalam seremonial pencatatan saham perusahaannya secara virtual, Selasa (7/7/2020).
Hardy menambahkan, SOFA merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi furniture berbahan dasar kayu dan logam.
Sejak didirikan pada 2012, Hardy mengatakan bahwa perseroan telah banyak memproduksi furniture berkualitas tinggi dan memiliki cita rasa seni yang tinggi.
Di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 seperti saat ini, rumah merupakan tempat yang paling aman agar tetap terhindar dari virus corona.
Oleh karena itu, Hardy mengatakan Boston Furniture siap menawarkan pembuatan furniture atau rumah yang nyaman atau cozy untuk ditempati.
"Di masa pandemi ini adalah untuk membuat rumah-rumah nyaman untuk ditinggali karena yang tadinya fokus di travelling, makan di restoran, semua itu diganti dengan stay at home saja," katanya.
"Inilah saatnya yang tepat untuk memberikan rumah-rumah konsumen kami menjadi nyaman saat new normal," tambahnya.
Baca Juga: Resmi Listing di BEI, Saham Boston Furniture Industries Naik 10 Persen
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang
-
Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?
-
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta
-
Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang
-
Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi
-
Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste
-
Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu