Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini Jumat (10/9/2020) dibuka anjlok cukup dalam, IHSG hari ini turun 86 poin imbas Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB yang akan diterapkan 14 September mendatang.
Melansir data RTI, IHSG diawal pra perdagangan turun 86 poin ke level 4.804 atau melemah 1,77 persen. Setelah sempat dibuka tepat pukul 09:00 Wib, IHSG turun makin dalam ke level 4.794 atau melemah 1,99 persen.
Begitu juga dengan indeks LQ45 yang anjlok 23 poin atau 3 persen menuju level 732.
Analis pasar modal dari Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, masih merahnya laju indeks karena masih dibayang-bayangi sentimen rencana Pemprov DKI yang akan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB secara ketat mulai pekan depan.
"Bahkan mungkin sampai dengan awal pekan nanti," kata Hans dalam analisanya.
Meski begitu kata dia penurunan kali ini dibilang tidak akan terlalu curam seperti pada perdagangan kemarin, dimana terlihat para pelaku pasar sangat panik dan khawatir.
"Saya pikir pasar hari ini tidak terlalu merespons negatif seperti kemarin, hanya saja kekhawatiran mall dan perkantoran akan ditutup membuat pasar khawatir ekonomi benar-benar akan kembali slowing down," katanya.
Dari sisi eksternal, Hans menyebut, sentimen negatif juga muncul dari anjloknya saham-saham teknologi di AS. Hal ini terlihat dari pergerakan indeks saham acuan teknologi AS Nasdaq yang kemarin turun 2 persen.
"Penurunan Nasdaq tentunya juga menyeret Dow Jones dan S&P 500 yang kemarin ditutup negatif," ucapnya.
Baca Juga: Airlangga Salahkan Anies karena IHSG Merosot, Wagub DKI Bawa Nama Jokowi
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan
-
Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM
-
Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal
-
418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia
-
Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan
-
Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya
-
Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak
-
Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun
-
Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor
-
Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok