Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir pekan ini Jumat (25/9/2020) dibuka menguat, setelah 4 hari turun tajam 4,5 persen.
Melansir data RTI, IHSG di awal pra perdagangan naik 25 poin ke level 4.867 atau menguat 0,52 persen. Setelah dibuka tepat pukul 09:00 Wib, IHSG naiknya makin tinggi ke level 4.878 dengan menguat 35 poin atau 0,74 persen.
Begitu juga dengan indeks LQ45 yang naik 5 poin atau 0,76 persen menuju level 745. Sebanyak 121 saham menguat, 39 saham melemah dan 62 saham belum ditransaksikan.
Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, IHSG selama 4 hari turun tajam sebesar 216,5 poin atau 4,53 persen.
Jumat ini IHSG diperkirakan dapat "menghirup udara segar" alias stabil cenderung menguat terbatas menyusul reboundnya Indeks Dow Jones sebesar 0,20 persen didorong penguatan saham teknologi dan perbaikan data ekonomi AS.
"Sentimen positif juga datang dari reboundnya harga emas, minyak serta datang dari terus menguatnya harga batubara," kata Edwin dalam analisanya, Jumat (25/9/2020).
Meski begitu sentimen negatif masih terus membayangi laju IHSG, seperti penambahan baru pasien virus corona atau Covid-19 di tanah air yang jumlahnya terus meningkat.
"Dimana di hari Kamis ada penambahan sekitar 4.634 orang," kata dia.
Dirinya pun memperkirakan laju IHSG akan bergerak pada rentang 4.797 sampai 4.879. Adapun saham-saham yang direkomendasikan hari ini adalah BBRI, MBAP, BBNI, JPFA, GGRM, BBCA, TLKM, UNTR, ADRO, ICBP.
Baca Juga: Jelang Akhir Pekan, IHSG Diprediksi Masih Betah Berada di Zona Merah
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG
-
WSKT Siap Garap Tol Yogyakarta-Bawen Senilai Rp2,1 T, Pangkas Waktu Tempuh Jadi 1 Jam
-
Pelaku Logistik Kompak Dukung Konsolidasi, Targetkan Ongkos Distribusi Lebih Murah
-
Kabar Baik dari MSCI! Indonesia Tetap Emerging Market, OJK Bidik Lebih Banyak Investor Asing
-
Tak Turun Kasta, MSCI Tetap Pertahankan Pasar Saham RI di Emerging Market
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?