Suara.com - Direktur Utama Perum Perhutani Wahyu Kuncoro menyebut dua direkturnya positif covid-19. Wahyu pun mengatakan, salah satu direkturnya telah meninggal dunia.
Adapun direktur yang positif corona yakni, Direktur Operasi Bambang Catur Wahyudi dan Direktur Pengembangan Bisnis dan Pemasaran Ahmad Ibrahim.
Wahyu menuturkan, Bambang Catur wafat setelah dua minggu dinyatakan Covid-19.
"Kami baru dua minggu ini dapat musibah. Satu direktur kami meninggal karena COVID-19 dan satu masih dirawat. Jadi ada dua. Yang sekarang dirawat Pak Ibrahim, Direktur Pengembangan Bisnis dan Pemasaran," ujar Wahyu dalam Rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR RI, Senin (28/9/2020).
Wahyu menuturkan, saat ini kondisi terakhir Ibrahim belum membaik dan masih dirawat dengan intensif.
Atas adanya direktur yang positif itu, Wahyu langsung menggelar tes swab seluruh pegawai, termasuk dirinya sendiri.
Selain itu, atas Perintah Menteri BUMN Erick Thohir, Wahyu juga diminta untuk menginvestigasi penyebab kedua direktur tersebut terpapar corona.
Setelah ditelusuri, kata Wahyu, dua direktur tersebut terpapar di apartemen masing-masing.
"Kebetulan dua direktur ini satu apartemen. Kemungkinan kena klaster apartemen," tukas Wahyu.
Baca Juga: Pemkot Tanjungpinang Hentikan Apel Pagi PNS Selama Pandemi Corona
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Waspada! Modus Phishing hingga Social Engineering Masih Intai Nasabah Bank
-
Pemerintah Klaim Harga Pangan Masih Stabil Jelang Imlek dan Ramadan
-
BUMN Kerahkan Produk Unggulan untuk Pemulihan Pascabencana Banjir Sumatera
-
Ubah Indentitas, Mayoritas Bisnis PIPA akan Lebih Condong ke Migas
-
Pastikan Harga Rumah Subsidi Tak Melejit, Menteri PKP: Program Gentengisasi Masih Dikaji!
-
Tok! Pemerintah Gratiskan PPN 100 Persen untuk Tiket Pesawat Lebaran 2026, Cek Syaratnya
-
DJP Endus Pengemplang Pajak di Sektor Baja dan Hebel
-
Alasan Pemerintah Gunakan Beras Bulog untuk Jemaah Haji
-
Layanan Perbankan Kini Bisa Diakses Lewat Smartwatch
-
11 Juta PBI BPJS Kesehatan Mendadak Nonaktif, Bagaimana Dana Jaminan Sosial Dikelola?