Suara.com - Pergerakan rupiah pada awal akhir pekan ini dibuka menguat dibanding penutupan Jumat pekan kemarin. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka menguat di level Rp 14.650 per 1 dolar AS dibanding penutupan Jumat pekan Kemarin yang berada di level Rp 14.660 per 1 dolar AS.
Namun penguatan itu tertahan, terpantau pada pukul 09.20 WIB rupiah melemah dari pembukaan di level Rp 14.655 per 1 dolar AS.
Menurut Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra, pergerakan rupiah akan dipengaruhi oleh penolakan UU Cipta Kerja di dalam negeri.
Pasar akan mewaspadai gejolak dari penolakan UU Cipta Kerja tersebut.
Selain itu, sentimen negatif dari kebuntuan negosiasi stimulus AS dan meningkatnya kasus penularan covid di dunia bisa menekan turun pergerakan rupiah terhadap dolar AS.
"Kekhawatiran pasar terhadap kemungkinan terganggunya pemulihan ekonomi karena sentimen di atas bisa mendorong pasar mencari aman di dollar AS," ujar Ariston dalam riset hariannya.
Berita Terkait
-
Penguatan Rupiah Tertahan Perbaikan Data Ekonomi AS
-
Nilai Tukar Rupiah Dibuka Menguat di Tengah Demo UU Cipta Kerja
-
Nilai Tukar Rupiah Masih Mampu Menguat Meski Marak Penolakan UU Ciptaker
-
Aksi Demo Hari Ini Bakal Pengaruhi Pergerakan Nilai Tukar Rupiah
-
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp 14.670 per Dollar AS
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri