Suara.com - Harga minyak dunia melanjutkan peningkatannya pada Selasa (10/11/2020) kemarin dipicu kabar keefektifan vaksin virus corona atau Covid-19 yang dikembangkan Pfizer.
Mengutip CNBC, Rabu (11/11/2020) harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember 2020 naik 1,07 dollar AS menjadi 41,36 dollar AS per barel di New York Mercantile Exchange.
Sedangkan harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Januari 2020 meningkat 1,21 dollar AS menjadi 43,61 dollar AS per barel di London ICE Futures Exchange.
Kabar bahwa vaksin yang dikembangkan Pfizer bersama BioNTech memiliki tingkat keefektifan 90 persen mencegah Covid-19 membuat harga minyak dunia meroket pada Senin (9/11/2020).
Harga minyak WTI melambung 8,5 persen, sedangkan harga minyak mentah Brent melonjak 7,5 persen.
Minyak melonjak lagi Selasa petang setelah Direktur National Institute of Allergy and Infectious Diseases Amerika, Anthony Fauci, mengatakan dosis vaksin akan tersedia bagi orang-orang dengan prioritas tertinggi pada Desember.
"Ini menyiratkan bahwa pada suatu saat di 2021, orang mungkin dapat pergi berlibur, yang berarti kita akan melihat permintaan lebih besar untuk bahan bakar jet," kata Bob Yawger, Direktur Energi Berjangka di Mizuho.
Namun, peluncuran massal kemungkinan akan membutuhkan waktu berbulan-bulan lagi karena harus tunduk pada persetujuan regulasi.
Sementara itu, penguncian baru di Eropa dan meningkatnya kasus virus corona di Amerika Serikat masih mengganggu permintaan bahan bakar.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Meroket Imbas Uji Klinis Tahap III Vaksin Corona
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK
-
Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing
-
Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Isi Token Listrik Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh? Simak Cara Hitungnya di Sini
-
BPS: Ibu Hamil di Indonesia Timur Hadapi Risiko Kematian Jauh Lebih Tinggi
-
Masih Didorong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Merangkak Naik ke Level 7.100 di Sesi I
-
Netzme Jadi Pelopor QRIS Antarnegara dengan China
-
Pertamina Perkuat Kolaborasi Global untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional
-
Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan
-
Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya