Suara.com - Pergerakan nilai tukar rupiah pada Selasa (24/11/2020) ini dibuka melemah terhadap dollar AS dibandingkan penutupan Senin kemarin.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka melemah di level Rp 14.150 per dollar AS dibanding penutupan Senin yang berada di level Rp 14.149 per dollar AS.
Pelemahan itu berlanjut, terpantau pada pukul 09.30 WIB rupiah melemah dari pembukaan di level Rp 14.167 per dollar AS.
Meski begitu, Menurut Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra, sentimen positif kelihatannya masih membayangi pergerakan harga aset berisiko pagi ini di pasar Asia.
"Tambahan laporan keberhasilan pengujian vaksin, kali ini dari Astrazeneca, memberikan sentimen positif ke pasar keuangan," ujar Ariston dalam riset hariannya, Selasa (24/11/2020).
Selain itu, tambah Ariston, kabar dari politik AS dimana Trump akhirnya mengizinkan masa transisi pemerintahan dan potensi dipilihnya Janet Yellen (Ex Gubernur The Fed) sebagai menteri keuangan AS yang baru oleh Joe Biden juga memberikan sentimen positif ke pasar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Waspada! Modus Phishing hingga Social Engineering Masih Intai Nasabah Bank
-
Pemerintah Klaim Harga Pangan Masih Stabil Jelang Imlek dan Ramadan
-
BUMN Kerahkan Produk Unggulan untuk Pemulihan Pascabencana Banjir Sumatera
-
Ubah Indentitas, Mayoritas Bisnis PIPA akan Lebih Condong ke Migas
-
Pastikan Harga Rumah Subsidi Tak Melejit, Menteri PKP: Program Gentengisasi Masih Dikaji!
-
Tok! Pemerintah Gratiskan PPN 100 Persen untuk Tiket Pesawat Lebaran 2026, Cek Syaratnya
-
DJP Endus Pengemplang Pajak di Sektor Baja dan Hebel
-
Alasan Pemerintah Gunakan Beras Bulog untuk Jemaah Haji
-
Layanan Perbankan Kini Bisa Diakses Lewat Smartwatch
-
11 Juta PBI BPJS Kesehatan Mendadak Nonaktif, Bagaimana Dana Jaminan Sosial Dikelola?