Suara.com - Selama masa pandemi dan implementasi PSBB di Indonesia, gaya hidup masyarakat turut berubah dengan lebih banyak mengadopsi teknologi digital, salah satunya untuk pembayaran.
Bersamaan dengan ini, OVO sebagai platform pembayaran digital menjalin kolaborasi dengan Lazada Indonesia (Lazada), bagian dari Lazada Group untuk mempermudah para pengguna dalam melakukan transaksi secara non tunai, sehingga pengalaman berbelanja lebih mudah, aman dan nyaman.
Menurut Head of Corporate Communications OVO, Harumi Supit, pihaknya menyambut baik kolaborasi dengan Lazada dalam rangka mendorong kemajuan ekonomi digital Indonesia.
Selain itu kolaborasi tersebut juga menandai semakin luasnya ekosistem terbuka OVO, sehingga memungkinkan OVO untuk bekerja sama dengan mitra strategis dari berbagai lini industri apapun, termasuk di kategori online/e-commerce.
“Kami melihat tren pergeseran transaksi ke arah digital dan penjualan secara online yang terus meningkat, sehingga kami terus menjalin kolaborasi strategis dengan berbagai mitra, untuk menjaga stabilitas ekonomi seraya mendukung transisi dari transaksi offline ke online," kata Harumi dalam keterangannya, Rabu (9/12/2020).
Harumi menambahkan bahwa dengan hadirnya OVO di platform Lazada, pengguna diharapkan mendapatkan pengalaman belanja yang lebih praktis dan menyenangkan.
“Kolaborasi OVO dan Lazada memungkinkan pengguna untuk menikmati pengalaman berbelanja yang lancar, aman, bebas hambatan melalui gadget atau ponsel pintar mereka,” tambah Harumi.
Sementara itu, Monika Rudijono, Chief Marketing Officer Lazada Indonesia, turut menunjukkan antusiasmenya atas kolaborasi pembayaran dengan OVO untuk memperkuat opsi pembayaran yang telah ada.
"Seiring dengan terus berkembangnya kebutuhan dan keinginan masyarakat yang semakin melek digital, kami di Lazada terus berinovasi dan menjalin kolaborasi dengan mitra strategis demi bisa memberikan pengalaman berbelanja yang menyenangkan untuk para konsumen," kata Monika.
Baca Juga: Dukung Pemerintah, BRI dan OVO Kerja Sama Beri Pinjaman bagi UMKM
“Kami yakin kolaborasi dengan OVO ini tidak hanya akan semakin memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi para konsumen yang berbelanja di Lazada, namun juga akan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi digital. Setiap pembelanjaan yang dilakukan konsumen melalui ekosistem digital seperti e-commerce akan menjadi kontribusi yang berarti bagi pertumbuhan bisnis lokal dan pergerakan roda perekonomian Indonesia," pungkas Monika.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Prabowo Merasa Yakin Ekonomi RI Tumbuh Hingga 6,5% di 2027
-
Purbaya Buktikan Daya Beli Masyarakat Masih Tinggi, Penjualan Mobil-Motor Naik di April 2026
-
Rupiah Anjlok ke Rp17.743, BI-Rate Diprediksi Naik: Cicilan dan KPR Makin Berat
-
Prabowo Beberkan Postur RAPBN 2027, Begini Rinciannya
-
Prabowo Patok Rupiah Hingga Rp 17.500/USD di RAPBN 2027
-
Harga Pangan Melonjak, Bawang Merah Naik Nyaris 10 Persen
-
Rupiah Paling Lemah di Asia, Kini Tembus Rp17.743 per Dolar AS
-
Perbandingan Harga Emas Antam vs Komoditas di Pegadaian, Galeri24 dan UBS Naik!
-
Jelang Pidato Prabowo, IHSG Tak Tertolong Terus Merosot ke Level 6.352 di Rabu Pagi
-
Doyan Beli Emas, Pembiayaan Konsumer Bank Mega Syariah Tumbuh 23 Persen