Suara.com - Harga emas dunia turun pada akhir pekan lalu, imbas tekanan aksi jual yang dilakukan para investor.
Sementara harapan pada stimulus fiskal lebih lanjut di AS mempertahankan emas di jalur kenaikan mingguan pertama dalam 3 pekan terakhir.
Mengutip CNBC, Senin (25/1/2021) harga emas di pasar spot turun 1 persen ke harga 1.851,50 dolar AS per ounce, mundur dari level tertinggi dalam dua minggu terakhir yang dicapai pada hari Kamis pekan ini.
Logam emas naik 1,4 persen sepanjang minggu lalu. Sedangkan emas di pasar berjangka AS turun 0,8 persen menjadi 1.851,50 dolar AS.
Penguatan dolar juga membebani emas seiring imbal hasil US Treasury menguat di atas 1 persen.
Presiden AS Joe Biden telah mengusulkan rencana stimulus fiskal bantuan virus corona senilai 1,9 triliun dolar AS, meskipun beberapa petinggi Partai Republik menyatakan keprihatinan atas jumlah tersebut.
Harga logam berharga lainnya, platinum turun 1,8 persen menjadi 1.106,69 dolar AS per ounce, setelah mencapai level tertingginya sejak Agustus 2016.
Platinum membukukan kenaikan mingguan kedua berturut-turut, naik 3,2 persen.
Perak turun 2,1 persen menjadi 25,40 dolar AS per ounce, palladium naik 0,2 persen menjadi 2.366.23 dolar AS.
Baca Juga: Kabar Baik! 14 Hari Terjebak, 11 Penambang Emas Keluar Selamat
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas