Suara.com - Tim penyelamat China pada Minggu (24/1/2021) berhasil menarik ke tempat aman 11 pekerja yang telah terjebak selama 14 hari, dengan kedalaman 2.000 kaki. Meskipun begitu, 10 pekerja lainnya masih hilang dan setidaknya satu tewas.
Ratusan petugas penyelamat dan petugas bertepuk tangan ketika 11 orang yang selamat diangkut satu per satu dalam keranjang dari tambang di Qixia pada Minggu sore.
Orang-orang yang diselamatkan melindungi mata mereka dari matahari setelah berhari-hari dalam kegelapan. Banyak yang menyatukan tangan sebagai tanda terima kasih, sementara beberapa tampak terlalu lemah untuk berdiri.
Para pekerja tersebut, mendapatkan makanan cair yang dikirim melalui terowongan darurat saat berada di bawah tanah, ditutupi mantel di tengah suhu yang membeku dan dimasukkan ke dalam ambulans.
Mereka adalah setengah dari 22 orang yang terperangkap sejak 10 Januari ketika sebuah ledakan menggeser sekitar 70 ton puing, memblokir poros, melumpuhkan lift dan menjebak pekerja setidaknya 2.000 kaki di bawah tanah.
"Setidaknya satu dari penambang dilaporkan tewas karena luka di kepala dalam ledakan itu sementara 10 lainnya masih belum ditemukan," kata para pejabat dilansir laman New York Post, Senin (25/1/2021).
Salah satu dari 10 tampaknya terperangkap sendiri sekitar 325 kaki di bawah permukaan air, menurut South China Morning Post (SCMP), mengutip media yang dikelola pemerintah. Sejauh ini tim penyelamat tidak dapat menghubunginya.
Mereka belum menemukan 9 penambang lainnya yang hilang, dan harapan untuk bisa menyelamatkan mereka hidup-hidup semakin berkurang dengan cepat, kata laporan itu.
Lebih dari 600 penyelamat telah bekerja di lokasi ledakan, yang masih dalam penyelidikan, kata para pejabat.
Baca Juga: Gara-gara COVID-19, Rafael Benitez Pilih Tinggalkan China
Tambang China termasuk yang paling mematikan di dunia, dan sekali menewaskan rata-rata 5.000 kematian per tahun. Bahkan setelah serangkaian peningkatan keselamatan, masih ada 573 kematian terkait ranjau pada tahun 2020, menurut Administrasi Keselamatan Tambang Nasional.
Penyelamatan hari Minggu mengingatkan pada misi 2010, ketika 33 penambang ditarik dari tambang tembaga-emas di Chili di mana mereka terjebak selama lebih dari 69 hari.
Para penambang Chili, yang terjebak di dalam gua, bertahan hidup dengan jatah makanan dan air selama 17 hari sampai kru penyelamat memberi mereka tali penyelamat, dengan mengebor lubang kecil ke dalam ruangan tempat mereka berlindung.
Beberapa minggu kemudian, sebuah lubang yang lebih besar dibor dan para penambang ditarik ke permukaan saat penonton global yang terpikat menyaksikan.
Berita Terkait
-
Terkait Penemuan Benda Diduga Rudal Dari China, Begini Kata TNI AL
-
Polisi Tangkap 4 Orang Diduga Penambang Emas Ilegal di Aceh Barat
-
Waspada Varian Baru Virus Corona, Beijing Lakukan Tes Covid-19 Massal
-
India Ganti Nama Buah Naga Jadi Lotus, Dinilai Terlalu Berbau Tiongkok,
-
Banjir Baja Impor dari Cina, Buruh Sebut 100 Ribu Karyawan Terancam PHK
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo
-
Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia
-
Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya
-
DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah
-
Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T
-
Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda
-
Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya
-
Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi