Suara.com - Pergerakan nilai tukar rupiah pada Rabu ini (27/1/2021) dibuka menguat terhadap dolar AS dibandingkan penutupan Selasa kemarin.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka menguat di level Rp 14.050 per dolar AS dibanding penutupan Selasa kemarin yang berada di level Rp 14.065 per dolar AS.
Namun penguatan itu terhenti, rupiah berbalik melemah, terpantau pada pukul 09.25 WIB rupiah melemah dari pembukaan di level Rp 14.066 per 1 dolar AS.
Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra mengatakan, kekhawatiran peningkatan kasus covid-19 bisa membatasi penguatan.
Tapi di sisi lain, tutur Ariston, menjelang pengumuman hasil rapat moneter Bank Sentral AS, The Fed, dolar AS terlihat melemah terhadap nilai tukar lainnya.
"Rupiah bisa menguat hari ini karena sentimen tersebut," kata Ariston dalam riset hariannya, Rabu (27/1/2021).
Ariston menambahkan, pasar kemungkinan mengantisipasi kemungkinan Bank Sentral AS akan memberikan pernyataan yang mendukung kebijakan suku bunga rendah dalam jangka waktu yang lebih lama untuk membantu pemulihan ekonomi AS.
"Sikap The Fed ini bisa menekan dolar AS," ucap dia.
Baca Juga: Nilai Tukar Rupiah Menguat Usai Joe Biden Dilantik Jadi Presiden AS
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Waspada! Modus Phishing hingga Social Engineering Masih Intai Nasabah Bank
-
Pemerintah Klaim Harga Pangan Masih Stabil Jelang Imlek dan Ramadan
-
BUMN Kerahkan Produk Unggulan untuk Pemulihan Pascabencana Banjir Sumatera
-
Ubah Indentitas, Mayoritas Bisnis PIPA akan Lebih Condong ke Migas
-
Pastikan Harga Rumah Subsidi Tak Melejit, Menteri PKP: Program Gentengisasi Masih Dikaji!
-
Tok! Pemerintah Gratiskan PPN 100 Persen untuk Tiket Pesawat Lebaran 2026, Cek Syaratnya
-
DJP Endus Pengemplang Pajak di Sektor Baja dan Hebel
-
Alasan Pemerintah Gunakan Beras Bulog untuk Jemaah Haji
-
Layanan Perbankan Kini Bisa Diakses Lewat Smartwatch
-
11 Juta PBI BPJS Kesehatan Mendadak Nonaktif, Bagaimana Dana Jaminan Sosial Dikelola?