Suara.com - PT Summarecon Agung Tbk membantu wirausaha untuk mengembangkan usahanya di tengah pandemi. Salah satunya, lewat rumah toko (ruko) Melody di Summarecon Agung.
Executive Director Summarecon Serpong, Magdalena Juliati mengatakan, saat ini dunia kewirausahaan, bisnis dan investasi tengah tumbuh dengan dinamis.
Sehingga, ia melihat munculnya kebutuhan akan ruang usaha, untuk itu perseroan meluncurkan Ruko Melody.
"Produk terbaru kami ini hadir dengan menyesuaikan kebutuhan konsumen dan perkembangan zaman, sekaligus menjadi jawaban untuk jiwa-jiwa entrepreneur yang bergerak dibidang usaha atau brand yang mendukung pemenuhan kebutuhan harian masyarakat, yang dalam masa adaptasi pola hidup baru ini semakin terlihat meningkat signifikan," ujar Magdalena dalam keterangannya, Selasa (9/3/2021).
Magdalena melanjutkan, Ruko ini juga memiliki daya tarik istimewa, berada di lokasi prima dan potensial, dekat klaster hunian atau kawasan residensial Symphonia dengan tingkat huni yang baik yang tentunya sangat menantikan adanya fasilitas usaha dan kesempatan berbisnis.
Adapun ruko tersebut, sangat sesuai untuk mengembangkan berbagai jenis usaha, mulai jasa cuci atau laundry, kantin sehat, barbershop, fastfood siap saji, take away cafe, kursus, frozen food store, pet shop, minimarket dan masih banyak lagi.
"Selain itu, sebagai bentuk dukungan dan kepedulian terhadap dunia wirausaha, bagi setiap calon konsumen, Summarecon Serpong memberikan insentif buka usaha senilai 50 juta rupiah dan gratis iuran pemeliharaan lingkungan atau IPL selama satu tahun," jelasnya.
Ruko Melody dirancang dengan konsep arsitektur modern kontemporer yang terdiri dari ruang usaha 2 dan 3 lantai dengan luas tanah mulai dari 60 meter persegi dan luas bangunan mulai dari 104 meter persegi dengan beberapa tipe yang menyesuaikan kebutuhan usaha.
Ruko Melody dipasarkan dengan harga mulai dari Rp 1,8 Miliar dengan berbagai kemudahan cara pembayaran seperti tunai kerjas, DP dicicil atau bertahap hingga 24 kali flat. Tidak ketinggalan kemudahan cicilan mulai dari 9 jutaan rupiah sudah dapat memulai bisnis depan rumah.
Baca Juga: Summarecon Optimis Industri Properti Terus Bangkit
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer
-
Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya
-
Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis
-
Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI
-
RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS
-
Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru
-
Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing
-
Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN
-
Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati