Suara.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin bakal menggalakan industri halal di Indonesia. Apalagi menurut Ma'ruf, Indonesia kalah dengan negara berkembang lainnya yaitu Brasil yang saat ini telah jadi produsen halal.
"Ini kita baru jadi konsumen halal terbesar, belum jadi produsen. Produsennya justru negara non muslim seperti Brasil nomor satu, Australia," ujar Ma'ruf Amin, Rabu (24/3/2021).
Maka dari itu, Ma'ruf menginginkan industri halal terus dikembangkan. Karena potensinya, sangat besar di dalam negeri maupun di luar negeri.
"Kenapa industri halal didorong karena potensi kita besar sebagai umat mayoritas muslim 78 persen," jelasnya.
Selain industri halal, Ma'ruf juga bakal mengembangkan keuangan syariah dari sisi perbankan. Pasalnya, penetrasi keuangan syariah khususnya perbankan baru 6,7 persen.
Ia menyebut, saat ini pemerintah telah melakukan langkah besar untuk kembangkan perbankan syariah dengan menggabungkan tiga Bank Syariah BUMN jadi Bank Syariah Indonesia (BSI).
Dengan adanya BSI, Ma'ruf berharap tak hanya melayani transaksi nasabah yang besar saja, tapi transaksi nasabah kecil seperti masyarakat dan UMKM juga dilayani.
"Begitu juga lembaga mikro juga kita kembangkan, BMT, koperasi, ini potensinya besar, tapi belum tertata dengan baik," pungkas dia
Baca Juga: Di Masa Pandemi Covid-19, Publik Puas Terhadap Kinerja Jokowi-Ma'ruf
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Siapkan Alat Berat, Kementerian PU Bantu Tangani Jalan Provinsi di Gayo Lues
-
Kementerian PU Uji Coba Pengaliran Air di Daerah Irigasi Jambo Aye
-
Holding Mitra Mikro Perluas Inklusi Keuangan Lewat 430 Ribu Agen BRILink Mekaar
-
IHSG dan Rupiah Rontok Gara-gara Moody's, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Purbaya Rotasi Pegawai Pajak usai OTT KPK, Kali Ketiga dalam Sebulan
-
Mendag Ungkap Harga CPO Hingga Batu Bara Anjlok di 2025
-
Meski Transaksi Digital Masif, BCA Tetap Gas Tambah Kantor Cabang
-
Belanja di Korsel Masih Bisa Bayar Pakai QRIS Hingga April 2026
-
Transaksi Digital Melesat, BCA Perketat Sistem Anti-Penipuan
-
BRI Perkuat CSR Lewat Aksi Bersih-Bersih Pantai Dukung Gerakan Indonesia ASRI