Suara.com - PT Pupuk Indonesia (Persero) mendapat penghargaan "2021 Corporate Branding PR Awards" kategori Petrochemical dari The Iconomics. Kepala Komunikasi Korporat Pupuk Indonesia, Wijaya Laksana mengatakan, bahwa penghargaan ini menjadi bukti jika keterbatasan akibat wabah Covid-19 tidak membatasi tim komunikasi Pupuk Indonesia untuk berkarya. Karena, komunikasi merupakan salah satu aspek terpenting dalam menjalankan bisnis.
"Komunikasi harus mampu memainkan peran strategis. Apalagi Pupuk Indonesia tengah melangkah menjadi perusahaan nasional berkelas dunia, untuk nutrisi tanaman dan solusi pertanian yang berkelanjutan serta mampu memberikan dampak ekonomi dan sosial secara nasional. Maka hal ini harus disampaikan dengan baik kepada publik," ujar Wijaya dalam keterangannya, Jumat (23/4/2021).
Ia mengatakkan, era informasi digital seperti saat ini dapat menjadi ancaman bagi citra dan reputasi siapapun, kapanpun, dan dimanapun. Untuk itu, Kompartemen Komunikasi Korporat Pupuk Indonesia harus mampu mengelola aspek komunikasi dengan positif melalui optimalisasi semua platform media komunikasi perusahaan.
Apalagi keterbatasan akses sosial akibat Covid-19 menjadikan bobot kinerja komunikasi semakin ekstra. Namun pandemi ini mendorongnya untuk menggali potensi yang selama ini belum tergarap dengan optimal.
Disampaikan Wijaya, saat ini peran strategis komunikasi di Pupuk Indonesia dilakukan dengan mengampanyekan program Agro Solution. Program komprehensif ini dibangun untuk meningkatkan kesejahteraan petani di tengah pandemi melalui peningkatan produktivitas, kemudahan akses permodalan, pendampingan, off-taker hasil panen, dan suplai agro input serta lainnya.
Sementara itu, penghargaan ini diperoleh Pupuk Indonesia bersama dengan Pupuk Sriwidjaja Palembang dan Petrokimia Gresik selaku anggota holding.
"Penghargaan ini akan terus memotivasi tim PR di Pupuk Indonesia dan lingkungan anak perusahaan untuk terus berkarya di bidang komunikasi. Agro Solusi untuk Indonesia, sukses untuk kita semua," tandasnya.
Sedangkan, Founder & CEO Iconomics Bram S. Putro mengatakan bahwa, wabah Covid-19 sangat menantang, termasuk bagi dunia usaha. Adaptasi yang dilakukan perusahaan akan mempengaruhi pendekatan yang dilakukan oleh PR dalam membangun citra positif perusahaan.
Corporate image ini sangat penting karena berkaitan dengan kepercayaan mitra maupun stakeholder. Sebagai apresiasi kepada institusi terbaik dalam membangun citra perusahaan, tambah Bram S. Putro, Iconomics memberikan 2021 Corporate Branding PR Awards.
Baca Juga: Pupuk Indonesia : Pupuk Subsidi Cukup untuk Enam Minggu ke Depan
"Awards ini diberikan melalui proses riset yang mengukur pondasi reputasi organisasi yaitu Commercial, Organizational, dan Social," ujarnya.
Dari masing-masing pondasi tersebut dibedah lebih dalam menjadi 9 aspek. Dalam pilar Commercial dinilai aspek product & service quality, size & presencedan growth.
Adapun pada pilar Organizational yang dinilai aspek competency, employment welfare dan cleanliness & honesty. Terakhir, pilar Social yang terdiri dari aspek social-environmental contribution, custom value, dan familiarity.
Sedangkan, teknik riset yang digunakan untuk menghasilkan para pemenang tersebut melalui survei yang dilakukan secara online kuantitatif dengan total responden lebih dari 10 ribu. Survei online ini menyasar responden dari 10 kota besar di Indonesia. Adapun waktu survei dilakukan pada Februari hingga Maret 2021.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Isu 55.000 Buruh Kena PHK, Said Iqbal: Harga Gas Diturunkan untuk Tekan Ancaman PHK
-
Sepanjang Tahun, Bulog Tetap Menyerap Gabah dan Beras Petani Sesuai Arahan Pemerintah
-
Strava Kena Pajak PPN PMSE, Biaya Langganan Naik? Ini Daftar Harga Terbaru
-
Rebalancing MSCI: Mengapa AMMN dan DSSA Lebih Tangguh dari Saham Prajogo Pangestu?
-
Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG Sampai Nol Rupiah, Tapi Akui Tak Bisa
-
Binus Resmikan Magister Hukum Bisnis, Fokus Perdagangan Internasional hingga Siber
-
Program E20 Jadi Senjata Baru Kurangi Impor BBM, Ini Kebutuhan Etanol Indonesia
-
Harga Pangan Hari Ini Berubah! Cabai Turun, Bawang Merah Naik
-
Pasar Logistik ASEAN Tembus Rp6.958 Triliun, Indonesia Punya Peluang Emas Jadi Pemimpin
-
Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.865 per Dolar AS, BI Disebut Lakukan Intervensi